Header Ads

Menuju Indonesia Emas 2045, Kodim Bima Gelar Seminar Kebangsaan

Kota Bima, samadapos.com – Kodim 1608 Bima, melaksanakan kegiatan seminar kebangsaan kepada para pelajar, mahasiswa, tokoh masyarakat se Kota dan Kabupaten Bima di Aula Makodim setempat Sabtu (22/8/2015). Seminar tersebut untuk memperkokoh penerapan nilai luhur budaya bangsa sebagai modal utama menuju Indonesia emas tahun 2045.

Dandim 1608 Bima Letkol Arh Edi Nugroho mengatakan, dalam seminar tersebut, peran pemuda sangat berperan dalam menerapkan nilai luhur budaya bangsa terutama di sekolah. mengingat kondisi Indonesia saat ini tentunya para pemuda, pelajar dan mahasiswa serta masyarakat harus memegang teguh asas pancasila, lebih mendorong membela negara dan kebangsaan. Insya ALLAH bila itu sudah tumbuh maka otomatis akan membentengi dirinya sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dandim menjelaskan wawasan kebangsaan muai memudar sehingga menyebabkan terjadinya krisis multidimensional. Menurut Edi, multidimensional artinya beberapa wilayah yang kerap dilihat dipemberitaan terjad konflik vertikal dan horizontal sehingga melahirkan disintegrasi. “artinya perpecahan bangsa akan terjadi, karena indonesia bangsa yang majemuk sehingga bisa mengancam gangguan keamanan,” katanya.

Edi menuturkan lewat momen seminar tersebut krisis kepercayaan diri, rasa hormat kepada bangsa tidak akan lagi menurun. Mengingat RI sangat diminati oleh banyak orang. Karena Di Bumi pertiwi ini tongkat saja bila ditanam akan tumbuh subur.

Untuk itu edi berharap generasi penerus bangsa harus memiliki jiwa kebangsaan yang kuat untuk menghadapi tantangan kedepan dan menjaga bangsa dari bangsa asing. “Jangan mudah terpengaruh dengan budaya asing dan arus globalisasi, berpikir jernih, jadilah tokoh dan contoh dilingkungan sendiri untuk menuju Indonesia Emas,” jelasnya


Dalam seminar tersebut, pihak Kodim mengundang Salah seorang akademisi Bima ternama Drs. Darwis M.Si sebagai pemateri tunggal. Seminar berlangsung khidmat dan peserta yang hadir merasa cukup puas dengan pemaparan dari narasumber.(SP.02)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.