Header Ads

Najib Bantah Dicopot Dari Ketua Partai Hanura

Kabupaten Bima, Samadapos.com – Drs, H.M Najib MM Membantah telah dicopot dari jabatannya sebagai Ketua DPC Partai Hanura kabupaten Bima. Hanya saja dirinya mengakui telah terjadi reposisi sementara, yang dimana posisinya saat ini digantikan oleh Wakil Ketua 1, Ruslan S.Sos. Namun hal itu akan dikembalikan sesuai pilkada 9 Desember mendatang.

“Tidak betul saya dicopot sebagai ketua Partai, hanya reposisi sementara setelah pilkada nanti akan menjabat kembali, itu keputusan internal partai,” ucap Najib kepada wartawan, Via HP Minggu (30/8/2015). Najib menjelaskan, persoalan itu muncul lantaran dirinya dituding berbeda sikap dengan partai, dalam mendukung salah satu Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima.

Bahkan lanjutnya, oknum yang tidak bertanggung jawab menuduh dirinya berkhianat, karena tidak mengantarkan Paslon yang diusung oleh Partai saat mendaftar di KPU kemarin.

“Secara pribadi, kebijakan partai tetap saya dukung, apapun putusannya. Lagipula saat pendaftaran kemarin saya hadir kok,“ katanya.

Politisi senior kabupaten Bima ini menjelaskan bahwa dirinya sebagai ketua DPC Partai Hanura tidak bisa begitu saja dipecat. Ada pun yang dibisa memberhentikan dirinya sebai ketua adalah jika ada halangan tetap (Meninggal dunia-red), Mengundurkan diri dan Musda.

Hanya saja, Najib mengakui dan membenarkan saat ini tidak lagi bisa mencampuri atau melakukan intervensi kepada partai. Karena kini posisinya digantikan oleh Wakil Ketua 1, Ruslan sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Namun hal itu hanya akan berlaku selama pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2015 mendatang saja, setelah itu akan dikembalikan.

“Hanya untuk sementara saja, setelah pilkada nanti posisi itu akan dikembalikan dan saya bisa lagi mengurus dan membesarkan partai,” akunya.

Meskipun merasa kecewa, namun H. Najib akan tetap mendukung dan memenangkan paslon yang didukung oleh Partainya. Hal - hal yang berkaitan dengan masalah kemarin itu sudah diselesaikan ditingkat DPP.

“Jadi Apapun keputusan, saya harus taat pada aturan. Dan akan tetap loyal dalam memberikan yang terbaik untuk menjaga nama baik partai,” pungkasnya.


Seperti yang diberitakan beberapa media sebelumnya, Drs H Najib diberhentikan sebagai Ketua DPC lantaran adanya perbedaan pendapat pengurus sampai ditingkat bawah, dalam mengusung dan merekomendasikan salahsatu kandidat Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bima.(SP.01)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.