Header Ads

Diskoperindag Kota Bima Gelar Operasi Pasar Murah

Ilustrasi
SAMADAPos.com, Kota Bima - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Bima menggelar operasi pasar murah dalam rangka memeriahkan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-71. Operasi pasar (OP) di Pasar Penearaga Kecamatan Raba Kota Bima diperuntukkan untuk masyarakat yang berada di wilayah Kecamatan Raba ini menyediakan sebanyak 860 kupon untuk membantu ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat menengah ke bawah dengan harga terjangkau.

Demikian penyampaian laporan oleh Kepala Diskoperindag Kota Bima Drs. Kaharuddin, Rabu (24/08).

Ia menambahkan subsidi pasar murah berupa 3 (tiga) item yakni beras sebanyak 5 kilogram, gula 1 kilogram dan Bimoli 1 liter dengan total per paket Rp 81.000, namun disubsidi Rp 35.000, jadi satu paket dijual seharga Rp. 46.000,-.

"Pemerintah memberikan subsidi hampir mencapai mencapai 45 persen," katanya.

Menurutnya, setiap tahun Diskoperindag melaksanakan program operasi pasar sebanyak 5 (lima) kali yang bersifat subsidi di tiap kecamatan. Tujuan dilakukannya operasi di seluruh titik pasar untuk menekan harga dari spekulan yang kerap menaikan. Dengan pola distribusi yang dipotong antara produsen ke konsumen, sejumlah kebutuhan pokok bisa dijual dengan harga yang lebih murah.

"Dengan adanya kebutuhan pokok yang relatif lebih murah daya beli masyarakat masih bisa cukup tinggi," katanya.

Acara gelaran pasar murah ini dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Ir. Imam Ahmad, BP, MP,. Dalam sambutan Walikota yang dibacakan diapresiasinya Dinas Koperindag Kota Bima yang telah mengadakan pasar murah, sebagai upaya membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya.

“Keberadaan pasar murah ini kita harapkan bersama dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga murah, dan kepada panitia diharapkan menyerahkan kupon kepada yang berhak dan pantas menerima bukan karena kedekatan atau kepentingan tertentu”, jelas Imam.


Lebih lanjut dijelaskannya, pasar murah ini bukan mengejar keuntungan, tapi bagaimana menekan gejolak harga dan khususnya peredaran dalam membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.(SP.01/H.02)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.