Header Ads

Anggota Resmob Gagalkan Penyelundupan Tramadol ke-Kota Bima



Anggota Resmob Menunjukkan Tramadol Yang Berhasil Diamankan Kepada Wartawan di Mako Brimob Bima
Kota Bima, MediaNTB.com – Belakangan ini marak peredaran obat jenis tramadol di kota Bima, hal ini sangat mereseahkan warga masyarakat setempat. Pasalnya, obat yang seharusnya dipergunakan dengan resep dokter ini malah disalh gunakan oleh kalangan remaja hingga anak anak dengan dosis tinggi sehingga menghilangkan kesadaran penggunanya.

Kondisi itu pun menyebabkan pihak berwewenang setempat melarang Apotik untuk menjual secara terbuka untuk umum. Bahkan pihak kespolisian setempat gencar melakukan rajia tempat tempat yang diduga masih melakukan penjualan obat yang yang sudah dilarang ini secara ilegal.

Dikarenakan masih adanya penjualan secara ilegal tersebut, pihak kepolisian di kota Bima mengimpun informasi dari masyarakat terkait kegiatan penyelundupan obat jenis tramadol ini oleh pihak distributor.

Setelah melakukan pengintaian beberapa hari, Tim Resmob Bima akhirnya berhasil menggagalkan upaya penyelundupan obat terlarang jenis tramadol dalam jumlah besar ke kota Bima pada Sabtu (22/10/2016) bertempat di jalan Lapangan Serasuba kota Bima.

Petugas berhasil mengamankan 2 dus besar berisi 5000 papan atau 60 000 butir kapsul tramadol, selain itu seorang supir dan 1 unit mobil minibus warna hitam bernomor polisi B 8208 RI. 

Semua barang bukti (BB) kemudian diamankan petugas di Mako Brimob Bima selanjutnya di bawa ke Mapolres Bima kota untuk diproses hukum lebih lanjut.
Petugas Memeriksa Kardus Berisi Tramadol

Berdasarkan keterangan sementara yang disampaikan oleh anggota Resmob, Brigadir Ady Supriadi kepada wartawan, pengintaian pelaku penyelundupan barang terlarang ini bermula dari adanya informasi dari masyarakat.

Barang ditangkap, lanjut Ady, merupakan kiriman dari Surabaya untuk dipasarkan di kota Bima dan sekitarnya. Pihaknya juga akan terus melakukan operasi guna memberantas peredaran barang terlarang yang sudah meresahkan warga kota maupun kabupaten Bima ini.(M.01)  

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.