Header Ads

Pemda Sarankan 134 CPNS Dompu Agar Sabar dan Berdoa

Dompu, Samadapos.com - Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemda) Kabupaten Dompu, belum lama ini  menyarankan kepada 134 Calon Pegawai Negeri Sipil Katagori Dua (CPNS - K2), untuk tetap bersabar dan terus berdoa. Pasalnya, saran tersebut disampaikan pemda dompu, mengingat bahwa sampai saat ini Bupati Dompu Drs. H Bambang M Yasin, bersama beberapa pejabat lainya, tengah memperjuangan nasib 134 CPNS K2 yang sebelumnya di batalkan SK (NIP) oleh BKN.

"Mari kita sama - sama berdoa. Semoga hasilnya nanti, sesuai dengan apa yang diharapkan oleh 134 cpns k2," ujar Kabag Humas Pemda Dompu Abdul Sahid SH, saat wawancarai oleh sejumlah wartawan ini diruang kerjanya, Rabu (28/9/2016).

Abdul menjelaskan, bahwa saat ini, Bupati Dompu Drs. H Bambang M Yasin, bersama Sekertaris Daerah (Sekda) Dompu H Agus Buchari SH. M.Si dan beberapa pejabat lainya, sedang berada di jakarta untuk membantu memperjuangkan nasib 134 CPNS K2 tersebut."Kemarin (Senin 26 September, Red) Bupati serta Sekda dan pejabat lainya berangkat ke jakarta. Menurut informasi hari Selasa 27 september, mereka bertemu dan berkoordinasi langsung dengan Menpan RB dan BPN. Apa hasil dari koordinasi itu, saya sampai detik ini belum tahu," pungkasnya.

Terlepas dari hal itu, lanjut Abdul, Pemda Dompu meminta kepada 134 CPNS tersebut untuk  bersabar dan tetap mengikuti prosedur - prosedur yang ada."Intinya Bupati dan lainya akan berusaha memperjuangkan nasib 134 CPNS ini, dengan sepenuh jiwa raga," katanya.

Disinggung mengenai pemberhentian sementara pembayaran gaji 134 CPNS K2 Dompu..? Abdul mengaku, sebenarnya pemda dompu, tidak memiliki niat untuk menghentikan sementara pembayaran gaji para CPNS tersebut. Akan tetapi, kata dia, hal ini dilakukan sebagai bentuk sikap pemerintah untuk menindak lanjuti keputusan BPN tersebut.

"Sebenarnya pemberhentian pembayaran gaji cpns ini itu ada mekanisme dan proses yang dilalui. Salah satunya, harus ada keputusan ingkrah dalam proses hukum tersebut. Tapi untuk sementara ini, pemerintah hanya memending (pending, Red) sementara dulu pembayaran gaji mereka, guna mengantisipasi munculnya persoalan dalam segi keuangan," terangnya.

Dimintai tanggapan mengenai kemah (tenda) yang di didirikan oleh 134 CPNS K2 Dompu..? Abdul mengaku, hal itu wajar - wajar saja. Sebab, kata dia, Pemda Dompu juga memahami suasana batin para CPNS tersebut.


"Kami memahami sikap mereka seperti itu. Sebab itu adalah bagian sikap mereka untuk menuntut hal dan keadilan. Selama mereka tidak berbuat macam macam dan tidak menghambat aktivitas pelayanan, kami tentu bisa memakluminya," tutur Kabag Humas Pemda Dompu, Abdul Sahid SH, yang juga menjabat sebagai juru bicara Bupati Dompu, Drs H. Bambang M Yasin.(SP.05)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.