Header Ads

Tagih Janji Politik, Mahasiswa Donggo Gempur Kantor Bupati Bima

Sekda Kabupaten Bima Drs. H. Taufik Saat Merespon Aspirasi Mahasiswa
Bima, MediaNTB.com – Puluhan mahasiswa Bima asal kecamatan Donggo dan Soromandi menggelar aksi unjukrasa di depan kantor bupati Bima pada Senin pagi (24/10/2016).

Unjukrasa puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Donggo dan Soromandi (HIMDOS) ini berlangsung panas. Massa aksi mencoba merangsek masuk ke dalam halaman kantor bupati Bima, namun kesigapan puluhan anggota Satpol PP setempat mampu menghalau massa aksi.

Nyaris terjadi bentrokan antara Mahasiswa dengan anggota Satpol PP namun keduanya saling menahan diri sehingga aksi saling dorong pintu pagar kantor Bupati pun tak terhindarkan.

Dalam orasinya, Mahasiswa menuntut kepada Bupati Bima H. Indah Damayanti Putri dan wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan HM. Noer M.Pd segera merealisasikan janji Politiknya kepada warga masyarakat kecamatan Donggo dan Soromandi untuk menanggulangi krisis air bersih di wilayah tersebut.

Selain Mahasiswa, beberapa alumni HIMDOS pun turut dalam aksi yang digelar pagi hingga siang hari ini.
Anggota Satpol PP Menghalau Mahasiswa Yang Mencoba Merangsek Masuk Halaman Kantor Bupati Bima
Baharudin dalam orasinya, menuding bupati Bima ingkar pada warganya, padahal sejak lama bupati Bima telah mengetahui adanya krisis air bersih yang terjadi pada kedua kecamatan tersebut.

Visi Bima Ramah, lanjut Bahar, hanyanya selogan dan sekedar janji janji politik yang tidak direalisasikan.

Hal senada juga disampaikan oleh Aidin, ia bahkan menudin bupati Bima gemar bepergian ke luar kota, padahal banyak persoalan yang harus diselesaikan terutama masalah krisis air berseih di wilayah kecamatan Donggo dan Soromandi.

Sekretaris Daerah H. Taufik Bersama Kepala Dinas PU, Ir. Nggempo yang mewakili bupati Bima berjanji kepada Mahasiswa akan dianggarkan pada DPBD 2017 untuk mengatasi krisis air bersih yang terjadi di wilayah Donggo dan Soromandi.

Pihak Pemerintah Daerah secepatnya akan mensurvei dan selanjutnya akan dianggarkan untuk sama sama dibahas di DPRD kabupaten Bima.

Usai mendengar janji dari 2 pejabat penting di kabupaten Bima ini, para Mahasiswa yang mengaku kecewa dikarenakan tidak diterima oleh bupati atau wakil bupati Bima terus melakukan orasi secara bergantian hingga akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, saat berlangsungnya aksi unjukrasa Mahasiswa, bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri sedang ke luar kota untuk urusan dinas, sedangkan wakil bupati Bima Drs. H. Dahlan HM. Noer M.Pd sedang memimpin rapat penting.(M.01)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.