Header Ads

Bupati Dompu Himbau Guru agar Tidak Merokok di Sekolah



Dompu, MediaNTB.com – Bupati Dompu Drs H Bambang M Yasin, belum lama ini mengeluarkan himbauwan kepada semua guru yang ada di Dompu, untuk tidak merokok di lingkungan sekolah. Himbauwan itu dikeluarkan agar lingkungan sekolah terbebas dari asap rokok yang bisa mengancam kesehatan guru dan para siswa.”Saya minta kepada semua guru di Dompu, agar tidak merokok di lingkungan sekolah,” kata Bupati Dompu Drs H Bambang M Yasin, Kamis kemarin (10/11/2016).

Ditambahkan  Bupati, pelarangan untuk tidak merokok di lingkungan sekolah itu, juga tertuang dalam aturan Pemerintah Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Sehingga diharapkan kepada seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) agar bisa menciptakan kawasan bebas rokokdi lingkungan sekolah. Menurut dia, guru harus mampu menjadi teladan dan memberikan contoh yang baik kepada siswa – siswanya yang ada di sekolah.”Sangat tidak etis bila guru yang melarang siswa merokok. Sementara dirinya merokok,” tuturnya.

Iplementasi kawasan bebas rokok di lingkungan sekolah lanjut Bambang, sangat perlu ditegakan oleh setiap pendidik. Sebab, guru adalah panutan dan harus bisa menjaga kehormatan sebagai pendidik.”Para guru harus berperan aktif dalam penerapan aturan bebas asap rokok di sekolah,”saranya.

Bupati menilai, selama ini masih ditemukan guru – guru merokok di lingkungan sekolah. Hal ini diakibatkan, masih lemahnya pemahaman bahwa merokok di depan siswa itu prilaku yang tidak terpuji. Prilaku itu juga ditakutkan akan ditiru oleh para siswa di sekolah.”Kalau mau merokok usahakan jangan di lingkungan sekolah,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Dompu H Ikhtiar SH mengaku, siap mendukung peraturan  sekolah bebas asap rokok. Kata dia, aturan ini sudah lama diterapkan, namun sampai detik ini hanya sebagian sekolah yang menerapkan aturan tersebut.”Saya sangat mendukung aturan ini ditegakan kembali.Kami juga akan bersikap tegas jika ditemukan guru yang melanggar aturan itu,” katanya.(Advertorial)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.