Header Ads

SMPN 6 dan 11 Kota Bima Gelar Acara Pelepasan Siswa



BIMA, Media NTB - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 6 dan 11 Kota Bima menggelar kegiatan pelepasan pelajar kelas IX. Kedua kegiatan tersebut dhadiri oleh Wakil Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE, Rabu (24/05)

Di SMPN 6 Kota Bima, acara pelepasan dirangkaikan dengan khataman Al-Qur’an sekaligus perpisahan dengan dua orang guru yaitu Hj. Nurmah, M.Pd, dan Hadijah Abidin, S.Pd.

Kegiatan digelar di halaman SMPN 6 Kota Bima. Hadir Ketua MUI Kota Bima Drs. H. M. Saleh Ismail, para orang tua maupun wali murid, serta beberapa Kepala SMP/MTs sederajat se-Kota Bima.

Kepala SMPN 6 Kota Bima Arif Wahidin, S.Pd, menyampaikan bahwa salah satu program penanaman karakter dan keagamaan yang menjadi visi misi SMPN 6 Kota Bima ditandai dengan pelaksanaan perpisahan dengan acara khataman Al-Qur’an.

Diharapkan program ini dapat membentuk anak-anak yang sholeh serta bermental Islami dan berakhlakul karimah. Jumlah siswa yang dikhatam pada tahun 2017 ini sebanyak 159 siswa/siswi kelas IX.

Sementara itu, pelepasan siswa kelas IX SMPN 11 Kota Bima dirangkaikan dengan ceramah umum tentang “Pentingnya Penanaman Nilai Karakter Bangsa Pada Peserta didik” oleh Wakil Walikota. Kegiatan berlangsung di di halaman SMPN 11 Kota Bima.

Kepala SMPN 11 Kota Bima Drs. Rosdy Effendi HAR menyampaikan bahwa selain wisuda 119 siswa/siswi kelas IX tahun pelajaran 2016/2017, juga akan dilaksanakan penyerahan secara simbolis dana PIP kepada peserta didik didampingi oleh orang tua penerima dana PIP.

Wakil Walikota menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta didik yang telah berhasil menyelesaikan masa studinya pada jenjang pendidikan menengah pertama.

Ia juga menekankan, pembentukan karakter anak bukan hanya tugas para guru atau pendidik saja, namun ini menjadi tugas bersama mulai dari lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.

“Harus ada komitmen bersama antara guru dan orangtua untuk membina dan membangun karakter anak-anak, bukan justru saling menyinggung atau merasa tersinggung kemudian saling melaporkan ke pihak yang berwajib”, kata Wawali.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang memberikan didikan tanpa pamrih. Kepada para pelajar yang telah lulus, ia berpesan agar mengembangkan ilmu yang didapat selama ini pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi nanti.(M)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.