Header Ads

Wakil Walikota Bima Buka FGD Penyusunan KLHS 2017




BIMA, Media NTB - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima menggelar kegiatan Focuss Group Discussion (FGD) II Penyusunan Dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Kota Bima Tahun 2017, Kamis (08/06), di aula kantor Walikota Bima.

Hadir tim ahli KLHS, kepala OPD Lingkup Pemerintah Kota Bima, stakeholders non pemerintah, dan komunitas pecinta lingkungan. Acara dibuka oleh Wakil Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE.

Menurut laporan kepala DLH Drs. H. Fakhrunraji, ME, kegiatan FGD ini merupakan lanjutan dari FGD I pada bulan April lalu yang membahas tentang isu-isu strategis yang ada di Kota Bima.

Pelaksanaaan KLHS Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bima ini diharapkan nantinya memberikan gambaran tentang isu-isu rencana pembangunan di Kota Bima dan potensi dampak yang akan timbul dari rencana pembangunan yang dituangkan dalam RTRW beserta alternatif atau rekomendasi penanganannya.

Peserta FGD sebanyak 75 orang yang terdiri atas Kepala OPD dari berbagai tingkatan lingkup Pemerintah Kota Bima, Camat, Lurah dan komunitas pecinta Lingkungan.

Dalam arahannya, Wakil Walikota menjelaskan bahwa masalah pencemaran lingkungan masih menjadi kendala dalam proses pembangunan termasuk di Kota Bima. Saat ini pencemaran dan kerusakan lingkungan terus berlangsung salah satunya disebabkan belum adanya instrumen lingkungan yang memadai.

“Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) merupakan menjadi salah satu alternatif instrumen untuk pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan melalui intervensi terhadap kebijakan, rencana dan program”, jelas Wakil Walikota.

Baginya, penyusunan dokumen KLHS sangat penting untuk menjawab kebutuhan wilayah yang terkini. Disampaikannya bahwa kejadian banjir lalu juga diakibatkan oleh penggunaan tata ruang wilayah yang tidak semestinya.

Dimintanya kepada OPD terkait agar disiplin dalam menyusun rencana pembangunan sesuai dengan RTRW, agar tidak melenceng dari yang sudah disepakati, sehingga ke depannya kita mampu meminimalisir bencana.(H/M)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.