Header Ads

Pembukaan Festival Tanjung Langgudu Akan Dirangkaikan dengan Upacara Nelayan Bagang



BIMA, Media NTB - Kegiatan Festival Tanjung Langgudu yang diselenggarakan oleh  Mahasiswa yang terhimpun dalam Organisasi  Association Of Langgudu Students (ATLAS) Bima Makassar yang dilaksanakan di desa karampi Kecamatan Langgudu Bima akan dibuka oleh Bupati Bima pada hari Senin,  tanggal 14 Agustus 2017 di desa Karampi.

Hal ini disampaikan Oleh Rafiudin Ketua Panitia Festival dalam konferensi persnya kepada wartawan. Kepastian ini berdasarkan penegasan oleh Kabag Humas Pro Kabupaten Bima Armin Farid, S.Sos sat dihubungi oleh Panitia.

"Bupati Bima tiba Di Pelabuhan nusantara Menuju desa karampi pukul 10.00 Wita Berdasarkan Jadwal yang ditetapkan oleh Humas Protokol" Ujar Armin Farid dikutip oleh Rafiuddin.

Rafiudin  melanjutkan, Kegiatan akan dimulai Pukul 10.00 Wita, Bupati Bima dengan Rombongan akan dijemput di Pelabuhan Nusantara Desa Karumbu Menuju Dermaga Karampi. Dalam Penjemputan Rombongan Bupati Bima, Panitia dan Nelayan Teluk Waworada akan Melakukan Upacara Nelayan di tengah laut oleh perahu Bagang penangkap Ikan.

"Setelah Upacara Nelayan Selesai, kemudian Bupati dan rombongan menaiki kapal yang telah disiapkan. Kapal yang ditumpangi Bupati dijamin memenuhi persaratan standar keselematan Pemerintah, karena kapal yang ditumpangi merupakan kapal yang biasa pulang pergi ke pulau Sumba dan Dalam Perjalanan menuju Dermaga karampi, anggota panitia dan nelayan Bagang akan melakukan Atraksi Sepanjang perjalanan menuju Dermaga Karampi" Urai Rafiudin.

Sementara itu, Lahfin Ketua Umum ATLAS menjelaskan, setibanya di dermaga Karampi, Bupati Bima akan dijamu dengan Tari "Bongi Monca"  dan setelah Tari selesai baru diantar menuju Panggung dengan Dzikir Hadra Rebana, dalam Perjalanan menuju panggung, akan dimeriahkan dengan Pertunjukan Seni Budaya "Boe Kandei. Sampai dipanggung, bupati dan Rombongan akan jamu dengan Tarian Khas Milik Karampi yaitu "Tari Karampi" dan Tari umum Bima "Tari Rimpu".

"Tari Karampi Berasal dari kata "Karampi" yakni Jenis Makanan Khas Ncuhi Donggo Toa. Bahan baku "Karampi" adalah Perut Karampi (sejenis Pohon Lontar) yang dikeringkan dan kemudian ditumbuk menjadi bubur lalu kemudian dikukus.

Tari Karampi adalah Deskripsi dari cara Nenek Moyang menggantungkan Hidup pada makanan khas "Karampi" yang sekarang juga diberikan Nama Desa (Desa Karampi). Mulai dari cara Memotong Pohon karampi sampai pada hidangan," Jelas Lahfin.(M)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.