Header Ads

Dinas Sosial Kota Bima Gelar Bimtek LKS

BIMA, Media NTB - Dinas Sosial Kota Bima menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi pengurus Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) se-Kota Bima pada Senin, 11 September 2017, di aula kantor Walikota Bima.

Bimtek dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Drs. M. Saleh. Peserta berjumlah 30 orang, dari LKS se-Kota Bima.

Menurut laporan Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin dan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PFM PSKS) Dinas Sosial Kota Bima Sunarti, S.Sos, MM, Bimtek bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang mekanisme dan sistem pengelolaan LKS.

Selain itu, mengupayakan tersedianya tenaga pengelola LKS yang handal serta berorientasi pada nilai-nilai sosial. Juga mampu memanfaatkan perangkat dan aplikasi LKS secara online.

Dijelaskannya, para pengurus LKS masih terkendala ketersediaan jaringan internet, sehingga penerapan aplikasi online masih belum optimal.

Sementara itu Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan menyatakan, pembangunan kesejahteraan sosial memiliki arti strategis bagi pembangunan daerah.

Sedikitnya ada 4 fungsi penting pembangunan kesejahteraan sosial bagi keberlanjutan pembangunan di daerah, yaitu: (1) mempertegas peran penyelenggara negara; (2) mewujudkan cita-cita keadilan sosial secara nyata; (3) mendorong pertumbuhan ekonomi; dan (4) meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Alhamdulillah, capaian IPM Kota Bima termasuk kategori sangat baik, terutama untuk wilayah NTB. Pada tahun 2016, IPM Kota Bima adalah 73,67. Sementara IPM Nasional 70,18 dan IPM Provinsi NTB 65,81. Ini menjadi salah satu indikator bahwa pembangunan kesejahteraan sosial di Kota Bima berjalan dengan baik”, kata Drs. M. Saleh.

Salah satu faktor pendukungnya adalah keberadaan pilar pembangunan kesejahteraan sosial. Pilar pembangunan kesejahteraan sosial ada 4 yaitu: (1) karang taruna; (2) organisasi sosial atau lembaga kesejahteraan sosial (Orsos/LKS); (3) Pekerja Sosial Masyarakat (PSM); dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Keberadaan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dapat memainkan peranan penting dalam peningkatan derajat kehidupan masyarakat. LKS dapat menjalankan peran sebagai katalisator sekaligus motivator yang secara konstitusional dapat mendorong semangat sosial dalam masyarakat.

“Tugas LKS bukanlah tugas yang ringan dan sederhana, karena LKS tidak hanya membantu kepala daerah dalam berkoordinasi dan membina lembaga sosial. Selain berfungsi sebagai forum komunikasi dan konsultasi mengenai kesejahteraan sosial, LKS juga melakukan identifikasi ekonomi terhadap daerah yang kesejahteraan masyarakatnya masih di bawah rata-rata, kemudian melakukan intervensi terhadapnya”, kata Drs. M. Saleh.

Secara lebih teknis, LKS juga menjalankan tugas penggalian potensi serta sumber dana bagi penyelenggaraan kesejahteraan sosial, artinya melihat daerah mana yang masih menyandang masalah sosial masyarakat, sehingga perlu dilakukan advokasi dengan segera.


“Ini bukanlah tanggung jawab yang ringan. Kita semua harus bahu-membahu, mengerahkan semua upaya kita bersama-sama. Semoga melalui kegiatan bimtek semacam ini, kapasitas para pengurus LKS meningkat, agar bisa berperan optimal dalam pembangunan kesejahteraan sosial”, ujarnya.(M)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.