Header Ads

Jalan Rusak Parah, Warga Rompo Tanami Pohon Pisang

Tuntut Perbaikan Jalan dan Drainase, Warga Desa Rompo Blokir jalan

BIMA, Media NTB – Akibat jalan rusak tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah kabupaten Bima, membuat warga desa Rompo kecamatan Langgudu Kabupaten Bima, menanam pohon pisang di tengah jalan raya desa setempat. Selain menanam pohon, warga yang kesal juga meletakkan balok kayu serta kerikil di tengah jalan sekitar Pasar Rompo pada Selasa (03/10/2017) siang sekitar pukul 14:20 Wita.


Aksi pemlokiran jalan oleh warga ini sebagai protes kepada pemerintah Kabupaten Bima karena sudah bertahun tahun tak kunjung merespons keluhan warga Setempat terkait dengan jalan rusak dan tidak adanya drainase.

Pantauan wartawan, di sepanjang jalan desa Rompo banyak kerusakan jalan berupa lubang menganga di tengah jalan. Jalan Raya Rompo merupakan jalan penghubung vital yang setiap harinya selalu ramai dilintasi para pengunjung pasar minggu ini.


Sejumlah warga desa Rompo mengaku terpaksa menanam pohon pisang di tengah jalan karena keluhan warga selama ini tidak digubris oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bima bahkan bupati dan wakil bupati Bima sering melewati jalan rusak ini ketika ada kunjungan kerja di kecamatan Langgudu.

“Kami hanya menuntut kepada pemerintah kabupaten Bima, melalui Dinas Pekerjaan Umum, agar segera melakukan perbaikan ajalan dan memperbaiki saluran yang Sudah digali di depan Pasar Rompo, sebab di sepanjang galian ini sudah longsor dan bahkan telah menyebabkan wabah penyakit akibat genangan Air tiap musim penghujan tiba” ungkap warga dengan tegas.

Menurut warga, jika tahun ini tak kunjung diperbaiki, warga mengancam akan terus menanam pohon pisang.

“Dan jumlahnya akan semakin banyak. Supaya pemerintah tahu bahwa perbaikan jalan ini sangat penting bagi masyarakat desa Rompo dan Masyarakat Langgudu pada umumnya.” Katanya dengan nada mengancam.


Terlihat camat Langgudu M Rum M.Si melakukan upaya untuk menenangkan warga dan berjanji akan meneruskan aspirasi warga pada Dinas terkait untuk ditindak lanjuti.(M)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.