Header Ads

Potret Pendidikan Kita, SDN 35 Dompu Kekurangan Fasilitas

DOMPU, Media NTB - Tidak hanya di pelosok-pelosok Desa yang masih kekurangan sarana dan prasara Pendidikan seperti Ruang belajar, Ruang Perpustakaan serta ruang Kepala Sekolah, salah satu sekolah Di Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu SD Negeri 35 Dompu masih kekurangan Fasilitas seperti Ruang Kelas dan Perpustakaan serta Ruang Kepala Sekolah.


Meski demikian, semangat belajar siswa dan siswi SD Negeri 35 Dompu serta Dewan Guru tetap Berkiprah meski Sekolah tersebut walaupun sebagian Ruangan tempat Belajar masih terbuat dari Bedek


Hanya 3 ruang kelas yang bisa digunakan untuk belajar siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 Setiap hari para siswa dari Kelas 3, 4, 5 dan 6 harus melaksanakan kegiatan belajar dalam satu ruangan secara bergantian, sementara Kelas 1 dibagi dua dengan Rung Guru dan Kepala Sekolah dan Kelas 2 sudah empat tahun Ruang belajarnya Masih didinding dengan menggunakan Bedek.


Sarana dan prasarana sekolah di pendidikan Dasar di Kabupaten Dompu sampai saat ini masih belum memadai Padahal, pemenuhan sarana dan prasarana merupakan salah satu standar nasional pendidikan.


Fitriani, S.Pd selaku Kepala Sekolah Kepada Media NTB saat dikonfirmasi pada hari Kamis, (26/10/17) di Ruang Kerjanya mengeluh dan membeberkan tentang Ruang Kelas yang digunakan 2 Rombel dalam 1 Kelas.


“Ruang Kelasnya Kurang, jadi 2 Robel itu digunakan 1 Ruang Kelas, Misalnya, Kelas 5 dan 6, kelas 4 dan Kelas 3, 1 Ruangan ini dibagi 2, separuhnya untuk kelas 1 dan separuhnya lagi untuk Kantor”, paparnya.



SD Negeri 35 Dompu yang beralamat di Desa Mangge Asi Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu, berdiri sejak tahun 2010 itu dan Siswanya sebanyak 85 Siswa sangat membutuhkan perhatian khusus oleh Pemerintah paling tidak tambahan ruang kelas.


“Harapan kami, seperti Sekolah-sekolah lain pada umumnya, ingin mendapatkan gedung yang memadai, supaya kegiatan proses belajar mengajar lebih baik”, harapnya.


Salah satu aspek yang seharusnya mendapat perhatian utama oleh Masyarakat tambah dia adalah mengenai fasilitas pendidikan, Sarana pendidikan umumnya mencakup semua fasilitas yang secara langsung dipergunakan dan menunjang dalam proses pendidikan, seperti Gedung, Ruangan Kelas, Meja, Kursi, dan sebagainya.



“Kalau Fasilitas yang nyaman dan kondusif, seperti itu, minat Masyarakat untuk menyekolahkan Anak-anaknya di sini tentu ada, jadi dengan keadaan lingkungan Sekolah seperti ini, Gedungnya yang kurang, kepercayaan Masyarakat itu sendiri berkurang”, keluhnya.[Poris]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.