Header Ads

LMPI Sorot Pengelolaan Dana Des, Kades Runggu Siap Diproses Hukum

BIMA, Media NTB - Sejumlah masa yang menamakan diri  Laskar Mahasiswa Dan pemuda indonesia (LMPI) menggelar aksi demonstrasi di kantor desa Runggu kecematan Belo Kabupaten Bima pada Rabu (15/11).

Aksi yang di mulai pukul  9:30 wita ini, mengkritisi Pemerintah desa setempat tidak transparan dalam mengelola anggaran dana desa tahun 2016 lalu, anatara lain untuk pembuatan lapangan Bola Voly yang diduga tidak sesuai bestek.


Kordinator Lapangan, Edian Lubis menuding sikap pemerintahan Desa dalam menggelola Dana Desa tidak sesuai dengan mekanisme yang berlaku jika tidak terbuka maka dalam waktu dekat kami akan melaporkan tindakan ini terhadap inspektorat dan kejaksaaan.


Lebih lanjut Edia meminta kepada pemerintah Desa selaku penyelenggara dalam pengelolaan Dana Desa untuk segera meninjau persoalan yang ada. Elian juga dalam orasinya meminta kejelasan terhadap pembuatan talud senilai 50,juta.


Diakhir orasinya, Edian meminta kejelasan terhadap beberapa persolaan yang ada termasuk meminta bronjonisasi pada Rt 08 serta melihat bentuk penggerjan rehab Puskesdes setempat senilai 25 juta. “Segera di laksanakan sesuai mekanisme yang berlaku” Pungkasnya.


Sementara itu, kepala desa Runggu Drs M.Saud dalam pernyataan nya kepada masa aksi, jika dalam pengelolaan kami tidak sesuai dengan juklas juknis yang ada maka segera laporkan jika terjadi penyimpangan dalam pengerjaan ini dijelaskanya di hadapan sejumlah masa aksi yang menilai pengerjaan tidak sesuai mekanisme sepenuhnya kita menyerahkan proses hukum yang berlaku.


Orator lainnya, Ahmad meminta untuk segera mempertanggung jawabkan segala tuntutan pengunjukrasa jika tidak dalam waktu dekat kami akan segera meminta pertanggung jawaban sebagai mana janjinya di hadapan masyarakat setempat di akuinya proses hukum tetap berlanjut jika tuntutan tidak dapat di indahkan lanjut ahmad,



“Setiap program yang akan diwacanakan  untuk bagaimana bisa berusyawarah demi mencapai program yang berlanjut.” Desak Ahmad.(Arif)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.