Header Ads

Wartawan Bakal Lolos Jadi Kades

DOMPU, Media NTB - Eksitensi dari wartawan dalam mengawal Maju mundurnya negeri ini. Memang tidak diragukan lagi, lebih-lebih peransertanya di tengah kehidupan masyarakat, sehingga tak jarang wartawan di usung menjadi wakil rakyat.


Dikanca pemilu legislatif, dua tahun silam, seorang wartawan berhasil Meraih kursi legislatif dan bahkan menjabat sebagai Ketua DPRD kabupaten. Lagi – Lagi, Dalam Penyelenggaraan Pemilihan kepala desa serentak kamis (23/11) kemarin, dengan Melibatkan Sebanyak 33 Desa. Terbagi di 8 Kecamatan yang ada di kabupaten Dompu Propinsi Nusa tenggara Barat NTB.


Seorang Wartawan dari Jurnalis Warga, Kampung Media Manggelewa.com ” Taufik” Asal Desa Doro Melo, kecamatan Manggelewa, kabupaten Dompu, Bakal lolos menjadi Kepala desa diwilayahnya. Berdasarkan hasil pantaun langsung Media NTN di lokasi perhitungan Suara, mengabarkan, dari 3 calon yang bertarung dalam pemilihan kepala desa. Nampaknya, Taufik calon no urut Dua, memimpin perolehan suara tertinggi di masing masing Tempat Pemungutan Suara ( TPS), Tercatat perolehan suara dari masing-masing calon, Anas Calon nomor urut pertama yang merupakan lnkanben, Memperoleh suara sah 264, Taufik no urut 2 total perolehan suara 522 Suara sah, dan calon nomor urut 3 ” Mansyur” memperoleh suara sebanyak 171 Suara Sah. Dengan demikian, Sudah bisa dipastikan Taufik bakal jadi kades Doro Melo untuk periode tahun 2018 – 2024.


Taufik Yang di wakili Ketua Timnya “Syahril” kamis sore, Yang disambangi Media NTB, membenarkan hasi perolehan suara tersebut, dia Sangat berterimakasih atas dukungan yang diberikan masyarakat Doro Melo, hingga dapat dipastikan Taufik, “akan menjadi kepala desa”  ujar Syahril kepada oposisi. Kami sangat berterimakasih atas dukungan semua masyarakat Doro Melo, merupakan sosok yang disenangi, reaktif dan dermawan, ungkap syahril.


Kedepannya, kata syahril, Taufik diharapkan Mampu Membawa angin perubahan, untuk menata kehidupan masyarkat desa, yang maju dan Mandiri.


Lebih jauh sahril memaparkan, jargon kami adalah perubahan dimana didalam kepemimpinannya kedepan akan melakukan penataan Masyarakat desa.”Oreantasinya adalah Masyarakat ini perlu ditata dan diberdayakan, baik dari segi pendidikannya, budayanya,religius dan bahkan membuka peluang usaha. Mudah mudahan itu bisa terlaksana, tentunya partisipasi masyarakat yang dibutuhkan.pungkasnya ”.(Poris).


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.