Header Ads

Seorang Pemuda di Kediri Kedapatan Kumpul Kebo dengan Istri Orang

Gambar Ilustrasi

Kediri, Media NTB – Pergaulan bebas membuat seseorang dapat melakukan apa saja tanpa kontrol. Meski terkadang ada pihak lain yang tersakiti akibat tingkah laku tersebut. Dampak buruk pergaulan bebas adalah maraknya hubungan terlarang tanpa ikatan resmi. Bahkan, banyak cara dilakukan pelaku untuk melancarkan aksinya. Seperti yang dilakukan seorang pemuda yang baru merasakan hidup sebagai pria dewasa ini.

Pasalnya, dia baru lulus SMA. Namun, gaya hidupnya membuat petugas yang memergokinya geleng-geleng kepala. Sejak beberapa bulan lalu, dia hidup bersama istri orang di dalam kamar kos hingga wanita tersebut hamil. Bahkan akibat dari hubungan itu, sang kekasih ternyata sudah melahirkan dan anak mereka kini berusia 1,5 bulan.

Tingkah lakunya terbongkar setelah petugas melakukan razia kos-kosan. Kelakuan seorang pemuda warga Kras Kabupaten Kediri ini sungguh di luar norma apapun. Baru saja lulus SMA, MR (19) bukannya melanjutkan pendidikan atau mencari pekerjaan tetap.

Dia justru sudah hidup bersama dengan seorang perempuan tanpa ikatan pernikahan resmi. Tanpa sepengetahuan orangtuanya, MR malah kumpul kebo bersama LP (21), warga Ngronggot, Kabupaten Nganjuk.

Parahnya lagi, saat ini LP masih berstatus istri orang. Dan kini baru saja melahirkan anak dari hubungannya dengan MR .

Kelakuan di luar norma itu terbongkar ketika dilakukan razia kamar kos. Petugas menemukan pasangan kumpul kebo yang baru melahirkan anak itu akhir tahun lalu. Pasangan LP dan MR ini ditemukan saat razia tempat kos milik Jaenuri di Jl Bandar Ngalim, Kota Kediri.

Dari hasil kumpul kebo selama setahun pasangan ini telah punya bayi laki-laki umur 1,5 bulan. Dari hasil pemeriksaan petugas, LP diketahui berstatus kawin. Namun suaminya meninggalkannya dan sekarang telah proses bercerai. Tak lagi bersama suaminya, LP kemudian bertemu dengan MR yang baru lulus SMA.

Dari perkenalan itu kemudian LP hamil. Namun hubungan keduanya tampaknya tidak diketahui oleh orangtua MR. Selain belum mendapat pekerjaan tetap, MR juga baru lulus sekolah. Pasangan ini kemudian pilih tinggal mengontrak kamar kos di Bandar Ngalim.

Nur Khamid, Kabid Trantibun Satpol PP Kota Kediri saat dikonfirmasi menyebutkan, pihak perempuan sudah punya suami tapi telah pisah ranjang. Pasangan kumpul kebo yang tinggal di kamar kos ini diketahui petugas dari hasil pengaduan masyarakat.

“Razia kamar kos sendiri untuk mencegah pergaulan bebas dan tindak hubungan terlarang,” tambahnya.

Ternyata hubungan kedua insan itu juga tidak sepengetahuaan orangtuanya. Tindaklanjut dari hasil razia petugas bakal mendatangkan orangtua kedua pasangan ini. Harapannya karena telah punya anak segera dinikahkan.

Sementara MR belum bisa diwawancarai karena masih terlihat tertekan karena perbuatannya dipergoki Satpol PP. Apalagi hubungannya juga belum diresmikan baik lewat nikah siri maupun nikah resmi. Saat dimintai keterangan petugas, MR terus menunduk dan menutup kepalanya dengan jaket jamper.(M)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.