Header Ads

Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Gelar Sosialisasi Kearsipan



Bima, Media NTB - Dalam rangka meningkatkan pemahaman arsiparis tentang pentingnya pengelolaan kearsipan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kota Bima, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima menggelar Sosialisasi Kearsipan di Aula SMPN 6 Kota Bima, Rabu, 18 Juli 2018.


Sosialisasi dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Ir. Darwis, diikuti 60 peserta terdiri atas Sekretaris OPD termasuk UPT Dikbud dan UPT Puskesmas, kasubag kepegawaian, camat dan lurah lingkup Pemerintah Kota Bima. Narasumber adalah pegawai Bappeda Provinsi NTB Nurhaslinda.


Berdasarkan laporan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima Drs. H. Mahfud, M. Pd sosialisasi kearsipan bertujuan untuk mewujudkan masyarakat sadar arsip, menyamakan persepsi pengelola arsip dari masing-masing OPD agar bisa memahami dan mengerti pentingnya arsip, sehingga mampu dan dapat dipraktekkan sesuai aturan sekaligus terwujudnya pengelolaan arsip yang andal, tersedianya arsip yang autentik dan terpercaya, perlindungan kepentingan Negara dan hak-hak keperdataan rakyat, keselamatan aset nasional serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.


Selama ini, katanya, masalah kearsipan cenderung diabaikan, banyak arsip disimpan di dalam kardus atau karung, kemudian ditumpuk di pojok-pojok ruangan, atau di gudang belakang kantor dan dibiarkan berdebu yang membuat ruangan kerja menjadi kumuh.


“Hal ini terjadi karena masih rendahnya pemahaman arsiparis tentang pentingnya arsip, selain itu SDM arsiparis juga masih minim. Karena itu, Sosialisasi ini penting agar pengelolaan arsip sesuai kaidah atau aturan kearsipan dalam penyelenggaraan tata kelola pemerintahan.” Ujar Kadis Perpustakaan dan Arsip.


Sementara itu, Asisten III dalam sambutannya menyampaikan bahwa sosialisasi kearsipan ini patut diberi apresiasi, karena merupakan bagian dari upaya penyelenggaraan kearsipan yang berkualitas dalam rangka tertib administrasi, guna menjamin keselamatan bahan pertanggungjawaban perencanaan, pelaksanaan dan penyelenggaraan pemerintahan dan kegiatan pembangunan.


Selain itu, diharapkan kelak dapat terwujud sistem kearsipan yang baik dalam penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan publik. “Saya berharap peserta sosialisasi mampu menjadi pelopor dalam menciptakan opini publik tentang pentingnya arsip sekurang-kurangnya di lingkungan kerjanya masing-masing”. tutup Asisten III mengakhiri sambutannya.(M)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.