Header Ads

Berikan Contoh, Anak Wagub. NTB Ikut Vaksin Campak-Rubella



Mataram, Media NTB - Mencontohkan kebolehan tersebut beberapa waktu yang lalu, putra dari Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mendapatkan vaksin yang diberikan langsung oleh Direktur RSUD Provinsi NTB dr H. Lalu Hamzi Fikri, MM MARS yang didampingi oleh salah satu dokter spesialis anak dan Tim medis (6/10).



Muhammad Nabiel Rahmany, putra Wagub yang diberikan vaksin berusia 6 tahun dan masih duduk di Kelas I Sekolah Dasar.



Sebelum memberikan vaksinasi ke adik Adiel, panggilan akrabnya, dr. Yudhi Kurniawan, Sp.A yang mendampingi Direktur RSUD Provinsi NTB juga memberikan penjelasan kepada Wagub bahwa sepanjang anak tidak menderita sakit seperti flu, demam atau adanya alergi maka akan aman untuk di imunisasi.



Momentum ini sangat penting dan berarti tatkala Pemerintah giat mensosialisasikan Bahwa setiap anak dibawah 15 tahun diwajibkan untuk mendapatkan vaksinasi measles rubella (MR)atau dikenal sebagai imunisasi campak-rubela.



Seperti diketahui bahwa campak dan rubella merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus melalui saluran pernapasan.



Gejala penyakit Campak adalah demam tinggi, bercak kemerahan pada kulit (rash) disertai dengan batuk, pilek dan mata merah (konjungtivitis), sedangkan gejala penyakit Rubella tidak spesifik, bahkan bisa tanpa gejala.



Campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius, seperti diare, radang paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan, gizi buruk dan bahkan kematian. Sedangkan rubella penyakit ringan pada anak, tapi terkena pada ibu hamil dapat menyebabkan keguguran hingga kecacatan serius pada anak. Kecacatan tersebut dikenal sebagai Sindroma Rubella Kongenital yang meliputi kelainan pada jantung, kerusakan jaringan otak, katarak, ketulian dan keterlambatan perkembangan.



Pemerintah saat ini masih menggencarkan program kampanye imunisasi Measles Rubella (MR) termasuk di Provinsi NTB. Semoga kegiatan ini mampu memberikan tauladan untuk mendorong pencapaian imunisasi MR di Provinsi NTB.



Berdasarkan rilis Kementerian Kesehatan RI Vaksin yang digunakan telah mendapat rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan izin edar dari Badan POM. Vaksin MR 95% efektif untuk mencegah penyakit campak dan Rubella. Vaksin ini aman dan telah digunakan di lebih dari 141 negara dunia.



Imunisasi MR merupakan upaya pencegahan yang harus dilakukan secara rutin dan terus-menerus. Setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan imunisasi yang lengkap. Imunisasi merupakan investasi yang sangat berharga bagi masa depan anak.(M)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.