Header Ads

Pemuda Nangawera Menilai Inspektorat dan Camat Wera Tidak Memiliki Dasar Hukum Pencairan ADD Nangawera



Bima, Media NTB - Ketidakseriusan pihak inspektorat menindaklanjuti terkait dugaan Penyalahgunaan ADD nangawera tahun 2017, pemuda nangawera menilai ada beberapa aitem yang sengaja tidak dikerjakan sama sekali dan ada juga yang dikerjakan namun tidak sesuai dengan RAB.



Algifari meminta Kepada Camat Wera agar tetap komitmen dengan apa yang dijanjikan di depan masyarakat nangawera saat berdiaolog dengan Himpunan Pemuda dan Mahasiswa Nangawera (HMP Nangawera) beberapa bulan yang lalu, untuk tidak memberikan rekomendasi terkait pencairan ADD selanjutnya sebelum persoalan-persoalan lainnya belum tuntas



"Sampe hari ini Kami masih menunggu klarifikasi Camat wera soal apa menjadi dasar hukumnya pencairan ADD Desa Nanga Wera" Jelas Algifari pada Media Ntb lewat WatsAapnya Pada, Kamis (22/11/2018).



Tambahnya, Pada prinsipnya Kami mendukung segala bentukan tindakan camat termaksud Pencairan ADD Desa Nanga Wera dalam arti ketika itu semua berdasarkan Hukum dan alur normal pencairan ADD.



Sedangkan Mualimunsyah, SH., MH. yang juga pemuda Nangawera membenarkan bahwa pertemuan sebelumnya melahirkan kesepakatan antara Camat Wera dan Himpunan Pemuda dan Masyarakat Desa Nanga Wera yang salah satunya Camat Wera tidak akan tanda tanganin pencairan ADD Desa Nanga Wera sebelum ada kejelasan Hukum pada masalah LPJ ADD Sebelumnya. Mungkin pencairan ADD Desa Nanga Wera sudah sesuai Prosedur dan masalah sebelumnya sudah selesai dan di anggap tidak ada masalah.



"Jujur Kami HMP Desa Nanga Wera masih menunggu keputusan Hasil Audit Khusus desa nanga wera yang dilakukan Inspektorat atas laporan Kami dan Masyarakat" Tandas Limun pada Media Ntb lewat WatsAppnya.



Tambahnya, Sebagai kesimpulan Apabila Camat Wera mengeluarkan ADD Desa Nangawera tanpa mempertimbangkan kemaslahatan yang ada maka kami Himpunan Pemuda dan Mahasiswa Desa Nanga Wera akan melakukan tindakan untuk mendapatkan kebenarannya dan apabila kami tidak menemukan kebenaran itu maka Kami orang akan melakukan Aksi Pemecatan camat sekaligus mengangkat issu Mossi tidak percaya pada pemerintahan Kabupaten Bima pada hari ini.(Iphul)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.