Header Ads

Demo Depan Camat Wera, KMI dan SatPolPP Saling Dorong, Kantor Camat Rusak Parah


Bima, Media NTB - Demo depan camat wera tak terelakan.  Pasalnya Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Ksatria Muda Indonesia di depan kantor camat Wera yang di gelar pada senin, (22/07/19) pagi hingga siang diwarnai kericuhan lantaran luput dari penjagaan ketat pihak keamanan anggota  Polsek Wera.



Merasa kecewa dengan tidak munculnya Camat wera untuk memberikan klarifikasi dan pernyataan terkait keberadaan PT. Jagad Mahesa Karya (JMK) yang beroperasi di kecamatan Wera, masa aksi masuk menduduki kantor Camat dan melakukan pengrusakan beberapa fasilitas kantor. 



Banyaknya masa aksi yang tergabung dalam aksi tersebut, sementara anggota SatpolPP yang sedikit, membuat masa aksi mampu mendobrak masuk ke dalam kantor camat Wera. 



Masa aksi tersebut masih dalam tuntutan yang sama, seperti dalam aksi demonstrasi sebelumnya yang ditulis Media ini  yaitu menuntut keberadaan pasir besi PT. JMK yang mereka anggap tidak memiliki ijin yang jelas serta terkait dengan anggaran Comdev.



Pantauan langsung Media ini, M. Nasir selaku Koordinator lapangan, dalam orasinya menyerukan kepada pemerintah untuk tidak membela orang-orang dzolim, yang menzolimi masyarakat dan tanah air kita.



"Jangan menghalangi pergerakan kami yang memperjuangkan kepentingan orang banyak   lalu melindungi PT. JMK, PT. JMK yang sudah beberapa kali melakukan pengapalan tidak memiliki kontribusi sama sekali" tuntunya.



M. Nasir menilai bahwa PT. JMK merupaka  PT. Siluman karena melakukan operasi tanpa ijin karena mereka (red. PT. JMK) sudah melakukan penindasan, perampasan terhadap tanah wera. Jelas Korlap.




Sementara itu, pihak JMK. Bimbo yang konfirmasi oleh Media ini beberapa hari yang lalu. Ia menjelaskan bahwa terkait dengan tuntutan KMI yang berkaitan dengan perpanjangan ijin PT. JMK, Bimbo menegaskan bahwa PT. tersebut memiliki ijin yang jelas.



"PT. JMK memiliki ijin yang jelas, tetapi kami tidak berani memperlihatkan di ruang publik karena ini rahasia negara" ungkap Bimbo.



Sementara itu hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Wera IPDA Rejoice Benedicto Manalu, S.Tr K, belum dapat dihubungi untuk mempertanyakan terkait tidak adanya anggota Polsek Wera yang mengamankan aksi tersebu.(Iphul)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.