Header Ads

Ismai! Hari Tua Saya Jadi Tenang Berkat JKN-KIS


Bima, Media NTB - Usia tua merupakan usia yang rentan terhadap penyakit. Hal itu disebabkan karena sistemimun (kekebalantubuh) pada manusia semakin melemah seiring bertambahnya usia.



Sistem kekebalan tubuh sangat penting untuk membantu melindungi tubuh dari unsur-unsur asing atau berbahaya, contohnya bakteri, virus, racun, sel-sel kanker. Selain menjaga polahidup yang sehat, diperlukan juga perlindungan jaminan kesehatan. Karena tak dapat dipungkiri, walaupun telah menjaga pola hidup sehat, secara kodrat kondisi kesehatan akan menurun di usia senja.



Untuk itulah perlunya perlindungan jaminan kesehatan dengan menjadi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Dengan menjadi peserta JKN-KIS akan mengurangi bahkan menghilangkan kecemasan, kekhawatiran, dan ketidaknyamanan ketika jatuh sakit.



Hal itu dibuktikan sendiri oleh Ismail Karim, seorang lansia yang telah merasakan perlindungan JKN-KIS ketika berbagai macam penyakit menyerangnya di usia yang saat ini sudah menginjak 72 tahun. “Bulan Oktober 2018 kemarin saya dirujuk ke RSUD Propinsi NTB di Mataram untuk menjalani pemeriksaan jantung, karena ada kemungkinan akan dipasang ring. Beberapa kali bolak – balik untuk melakukan pemeriksaan jantung, obat – obatan, dan syukurnya tidak jadi pasang ring karena menurut dokter kondisi jantung saya masih cukup baik, jadi tidak perlu pasang ring jantung. Alhamdulliah tidak keluar biaya sama sekali berkat JKN-KIS, kecuali biaya perjalanan keMataramya”. Jelas Ismail.



Lebih lanjut Ismail bercerita jika dirinya pernah menjalani rawat inap selama 3 hari akibat penyakit lambung yang dideritanya. “Pernah juga saya dirawat karena komplikasi lambung, muntah – muntah, makanan apapun tidak bisa masuk. Ya maklum juga, namanya sudah tua, jadi benar – benar harus dijaga makanannya. Kondisi badan sudah tidak seperti dulu. Tapi yang yang saya syukuri selama dirawat inap tidak mengeluarkan biaya apapun berkat JKN-KIS. Kemudian saya juga kadang lupa diri kalau sudah tua, kadang suka makan yang sembarangan kalau sudah bosan dengan menu itu-itu saja”. Terangnya.



Dirinya juga menyampaikan benar-benar terbantu berkat adanya JKN-KIS di usianya yang sudah uzur. Dengan kondisi keuangan yang terbatas karena hanya mengandalkan penghasilan dirinya sebagai penjahit lepas, kehadiran JKN-KIS menghilangkan kecemasannya akan biayaberobat.



“Beruntung sekali ada JKN-KIS yang selama ini banyak membantu saya. Di usia tua begini gampang sekali sakit, itulah yang membuat saya tenang berkat adanya JKN-KIS, tidak perlu khawatir lagi. Saya juga mengajak masyarakat untuk segera mendaftar menjadi peserta JKN-KIS selagi masih sehat. Karena berkat iuran mereka juga biaya pengobatan saya menjadi dibantu. Terimakasih JKN-KIS. Terimakasih masyarakat Indonesia yang telah bergotong-royong membantu yang sakit”. Tutupnya.(Ucok)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.