Header Ads

Pacuan Kuda Tradisional Ditutup, Ini Pernyataan Wakil Walikota Bima


Bima, Media NTB - Iven Pacuan Kuda Tradisional Piala Walikota Bima dan Pangdam IX Udayana Cup 2019 berhasil ditutup.



Event Pacuan Kuda Tradisional ini Dalam Rangka meperingati Hut TNI yang ke 74 tahun 2019 "TNI Profesional Kebanggaan Rakyat".



Pantauan langsung media ini Di Lokasi Pacuan Kelurahan Sambina,e Kota Bima Rabu, (24/10/2019) yang hadir dalam penutupan Kejuaraan Pacuan kuda tradisional Yaitu, Wakil Wali Kota Bima Fery Sofian, SH, Hj. Elly Muhammad Lutfi, Dandim 1608 Bima Lektof. Bambang Kurnia Eka Putra, Ketua Pordasi Kota Bima, Puluhan Rekan Awak Media dan Ribuan Masyarakat juga ikut menyaksikan perebutan Kejuaraan pacuan kuda tersebut.



Dalam acara Penutupan Juga Pihak Pemerintah Kota Bima dan Pangdam IX Udayana memberikan Santun Belasungkawa Kepada Keluarga Joki Cilik Muhammad Sabila yang menjadi Korban Joki pada Even Pacuan kuda pada Pekan Lalu.



Pihak mengakui sejarah bagi Joki Cilik mengahiri Masa Hidupnya dipanggung Kuda menjadi pahalawan Pacuan kuda bersejarah Yang tetap di kenang, kepada keluarga semoga tetap tabah dan Ikhlas atas Kepergian Almarhum Muhammad Sabila.



"Semoga almarhum di tempatkan di surganya Allah, Amin Ya Robbal Alamin". Seruan do,a segenap Para peminat pacuan kuda Pada saat penutupan tadi.



Sedangkan itu Wakil Walikota Bima Feri Sofian, SH mengatakan  bahwa Dengan sejarah yang begitu panjang, maka Pacuan Kuda Tradisional yang merupakan warisan leluhur ini, wajib dijaga dan dilestarikan sampai ke anak cucu maupun generasi berikutnya,”.



Feri Sofian juga mengapresiasi pihak panitia penyelenggara yang sudah bekerja keras menyukseskan iven kejuaraan Pacuaan Kuda tradisional ini.



Iven pacuan kuda tradisional tahun ini terlaksana dengan baik dan memuaskan,” ucapnya, seraya menambahkan, kegiatan ini diharapkan bisa menjadi pemacu semangat para pecinta kuda untuk memperkokoh jalinan silaturrahmi, keakraban serta keharmonisan sesama pecinta kuda yang ada Bima pada Khususnya dan sepulau Sumbawa.


Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan bisa menarik wisatawan nasional dan mancanegara hadir ke Bima, untuk menyaksikan pacuan kuda tradisional yang memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri. Tutup Wakil Wali Kota Bima ini. (Mijin)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.