Header Ads

Hebat! Mahasiswa Makassar Asal Bima ini, Sudah Terbitkan 6 Judul Buku dan Raih banyak prestasi


Bima, Media NTB - Sangat membanggakan sekali seorang mahasiswa asal Bima NTB yang kuliah di salah satu kampus ternama di Makassar Sulawesi Selatan sudah menerbitkan 6 buku sejak terbitan pertama pada tahun 2018.  Anak yatim tersebut bernama Ipah Bahya dan sudah mendapatkan segudang prestasi yang luarbiasa. Ipah juga sering medapatkan juara menulis sejak di bangku SMA dan  pernah juga menjuarai cabang olah raga menembak dan menjadi seorang Atlet di Universitas Hasanudin Makassar. 



Buku-buku yang sudah diterbitkannya yaitu dua buku solo dan 4 buku antalogi berupa antalogi cerpen 3 dan antogi puisi 1, sejak tahun 2018 dan telah menghasilkan antalogi cerpen berjudul Setia Dalam Pilihan, Mayapada Puaka, You Are My Hero, antalogi puisi yang berjudul Welcome To September Dan buku solo pertama berjudul Aksara Rasa yang merupakan kumpulan puisi dan yang terakhir novel berjudul Your Departur.



Ipah Bahya lahir di Bima NTB, pada tanggal 30 maret tahun 2000 yang dilahirkan oleh sepasang sejoli Ibu Farida dan seorang ayah Almarhum Faisal, yang bertempat tinggal di Kelurahan Mande 2, Mande Kota Bima dan Sekarang sedang kuliah di Universitas Hasanuddin mengambil program study Sastra Indonesia. Angkatan 2018 di SMAN 2 Kota Bima.


Lewat media ini, Ipah memamaparkan melalui WatsApnya. Saya sedang melanjutkan Study di Fakultas Ilmu Budaya dengan Prodi Sastra Indonesia. Saya merupakan anak keempat dari enam bersaudara, saya mulai menulis pada tahun 2015 di bangku kelas 1 SMA, yang sebenarnya hoby menulis sejak bangku SD kini keseharian saya ngampus, menulis, membaca dan menembak. Saya memiliki hoby menulis terinspirasi oleh salah satu  penulis Novel Indonesia yaitu Kang Abik atau dengan nama aslinya Habiburahman  El Shirazi. Menurut saya novel yang ditulis oleh beliau banyak memotivasi banyak umat, khususnya novel yang berjudul Ayat-Ayat Cinta 1 dan Ayat-Ayat Cinta 2. Aku mulai berkecimpung di dunia kepenulisan sejak tahun 2018 dan sudah menghasilkan antalogi cerpen berjudul Setia Dalam Pilihan, Maya Pada Puaka, You Are My Hero,Antalogi puisi yang berjudul Welcome To September dan buku solo pertama berjudul Aksara Rasa yang merupakan kumpulan puisi. 



"Saya memiliki nama pena yaitu Ilal Ihya yang artinya Bercanda  tengah malam dan memberikan kebahagiaan walaupun sudah tengah malam".



Atas beberapa prestasi yang Ipah raih tersebut, tidak terlepas dari perjuangan seorang Ibu yang melahirkan, membesarkan dan yang menyekolahkannya dan Ipah mengucap cintanya terhadap seorang Ibu.


"Alhamdulillah. Ucapan terima kasih selalu keluar dari lisanku untuk wanita yang luar biasa, wanita yang telah membesarkanku seorang diri. Ia dengan semangatnya menginginkan diriku menjadi seorang dosen, kelak. Yaa, Ibu Farida, orang biasa menyapanya. Ia dengan segala ucapannya tetap hidup dalam hatiku. Wanita yang akan memasuki usia 53 tahun adalah wanita yang selalu mendorongku menjadi wanita yang bersyukur atas nikmat Allah, menikmati apa yang ada. Dan mencintai sesama manusia tanpa kenal bulu.




Motivasiku, jangan pernah menyerah, mengeluh boleh dan silahkan mengeluh, capek boleh tapi jangan pernah bosan. Rencana Allah lebih indah. Buat teman-teman yang telah ditinggalkan oleh Ayah, kalian semua luar biasa berdiri tanpa kaki sebelah dan bersyukur tanpa hati sebelah. Tetap simpan potongan Ayat Al quran yang artinya Nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan, surah Ar Rahman" Doanya.(Iphul)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.