Header Ads

JKN-KIS Penyelamat Kami


Bima, Media NTB - Sesuai dengan amanah UUD 1945 yang mengatur bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin. Serta tempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat dan berhak memperoleh pelayanan kesehatan, negara hadir menjamin kesehatan masyarakatnya dengan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).


Sosok Halimah (36) adalah salah satu penerima manfaat program JKN-KIS yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah pusat. Saat ditemui oleh tim jamkesnews pada Senin (03/01) menceritakan ketika anaknya jatuh sakit. Ia dan keluarga saat itu bingung untuk mencari biaya berobat sang anak yang sakit Gastroenteritis (muntaber).


“Sudah seminggu Elsa sakit dan hanya dirawat di rumah karena khawatir biaya rumah sakit yang besar, melihat kondisi Elsa yang semakin menurun, akhirnya kami langsung membawanya ke Rumah Sakit Kota Bima," ungkapnya.


Kekhawatiran pun masih berlanjut, karena anaknya belum didaftarkan sebagai peserta JKN-KIS.
“Saya khawatir kerena Elsa belum memiliki kartu BPJS, sedangkan saya, suami dan anak pertama sudah punya kartu yang gratis," ungkapnya dengan penuh rasa haru.


Akhirnya pihak rumah sakit menyarankan untuk segera mengurus kartu JKN-KIS milik Elsa “Alhamdulillah, untuk pembuatan kartu BPJS Elsa tidak ribet, saya langsung dilayani oleh petugas BPJS Kesehatan, yang penting syarat lengkap dan mematuhi prosedur," ujarnya.


Setelah mendapatkan kartu, dirinya langsung kembali ke rumah sakit dan mengurus administrasi.


“Administrasi di rumah sakit pun tidak dipersulit dan tidak dibedakan antara pasien umum dan pasien JKN-KIS, saya sangat senang," ucapnya lega.


Ia juga sangat berterimakasih kepada pemerintah yang sudah memperhatikan jaminan kesehatan kepada masyarakat yang tidak mampu seperti dirinya.


“Saya berharap program ini terus berjalan karena masih banyak masyarakat yang tidak mampu dan membutuhkan jaminan kesehatan,". Tutupnya(Ucok).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.