Header Ads

JKN-KIS Sandaran Baadiah Hadapi Diabetes Militus


Bima, Media NTB - Diabetes Militus merupakan salah satu penyakit kronis jangka panjang serta ditandai dengan kadar gula (glukosa) darah yang tinggi atau di atas nilai normal. 


Glukosa yang menumpuk di dalam darah akibat tidak diserap sel tubuh dengan baik dapat menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh. Jika Diabetes Militus tidak dikontrol dengan baik, dapat timbul berbagai komplikasi yang membahayakan nyawa penderitanya, selain mengancam nyawa juga berdampak finansial bagi setiap penderitanya.


Baadiah (62) Peserta dari Pensiunan seorang ibu rumah tangga di Kota Bima. Mengaku telah menderita penyakit Diabetes sejak 4 tahun lalu. Ia mengakui bahwa penyakit diabetes sangat mempengaruhi kehidupannya sehari-hari.


Ketika ditemui oleh tim Jamkesnews di kediamannya, Baadiah menceritakan pengalamannya saat mendapatkan pelayananan dengan menggunakan kartu JKN-KIS.


“Saya sudah lama menderita penyakit Diabetes Melitus, saya awalnya ke puskesmas untuk mengecek kesehatan saya. Ketika diperiksa kadar gula saya meningkat itu disebabkan karena pola makan yang tidak terkontrol, semua penyakit berawal dari apa yang kita makan dengan porsi yang melebihi jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh, sehingga di saat usia saya sekarang penyakit itu mengerang tubuh saya,” ucap Baadiah


Baadiah menyampaikan bahwa program JKN-KIS sangat membantunya menjalani perawatan dikala penyakit Diabetes yang harus rutin dikontrol.


“Saya pun bernapas lega karna tidak perlu pusing memikirkan biaya untuk kontrol maupun berobat ke Rumah Sakit, di Puskesmas saya rutin mengikuti Prolanis untuk menjaga penyakit diabetesnya tetap stabil  bahkan saya merasa bugar dengan mengikuti kegiatan-kegiatan dalam prolanis seperti pola makan dan senam sehat, program ini benar-benar mulia,” ujarnya


Ia juga mendoakan program JKN-KIS tetap berkesinambungan karena sangat membantu masyakat yang memiliki penyakit kronis dan tidak memiliki biaya berobat.


“Harapan saya Program JKN-KIS ini akan ada sehingga masyarakat tetap terjamin kesehatannya.” Tutupnya (Ucok).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.