Header Ads

Tagih Janji Kementerian, Persatuan Petani Bawang Demo Dinas Pertanian Kabupaten Bima


Bima, Media NTB - Puluhan petani yang tergabung dalam Persatuan Petani Bawang Kabupaten Bima delakukan demonstrasi di Kantor Dinas pertanian dan Perkebunan kabupaten Bima. 



Aksi yang dilakukan ini dalam rangka menagih kembali bibit bawang putih, yang telah dijanjikan oleh Direktur Pembenihan (Kementan RI). Ir. Sukarman kepada masyarakat Desa Lido Kecamatan Belo, dalam kunjungannya pada tanggal (05/09/19) lalu.



"Adapun tuntutannya yaitu, mendesak Dirjen Holtikultura (Kementan RI) segera mengalokasikan bibit bawang putih. Yang telah dijanjikan dihadapan rakyat Kabupayen Bima tanggal (05/09/19). Pada saat uji kelayakan produksi bawang putih di dataran rendah, tepatnya di Desa Lido Kecamatan Belo Kabupaten Bima" ungkap Jihadil Akbar sebagai Kordinator Aksi. Senin (06/01/19).



Selain mendesak Dirjen Holtikultura, juga mendesak kepada Gubernur NTB serta jajaran Dinas Pertanian Provinsi NTB. Agar tidak menganak tirikan masyarakat petani Kabupaten Bima. Dan segera merealisasikan bibit bawang putih, mengingat petani bawang sudah mempersiapkan semua kebutuhan untuk proses penanaman bawang pada bulan April 2020 mendatang.



"Kami juga mendukung langkah Dinas Pertanian dan Holtikultura Kabupaten Bima, untuk segera menjemput bantuan yang telah dijanjikan oleh Ir. Sukarman. Selaku Direktur Pembenihan Holtikultura (Kementan RI)" terangnya.



Karena petani merupakan tulang punggung dan kekuatan utama pembangunan daerah. Mulai dari aspek ekonomi social maupun budaya, bahkan keberadaan petani jangan hanya dipandang sebagai penghasilan pangan saja. Namun keadaan petani merupakan cerminan karakter bagi indonesia.



Akbar mengakui, jika aktivitas petani berhenti dalam satu musim saja, maka dampaknya akan meluas secara nasional. Bahkan akan mempengaruhi social ekonomi nasional.



"Maka dari itu kami meminta kepada Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura, agar membuat nota kesepakatan di atas meterai. Sebagai tanda bukti perjuangannya untuk para petani yang di Kabupaten Bima ini" harapnya.



Namun tak lama kemudian Kepala Bidang Holti Kultura Syahrial SP, Dinas Pertanian Dan Perkebunan. Langsung menanggapi apa yang menjadi tuntutan masa aksi.



Tampaknya Kabid Holti Kultura merasa senang dengan adanya aksi yang dilakukan oleh para petani, karena ini bentuk kerjasama antara petani dengan Pemerintah Dinas.



"Kami seringkali pergi di Jakarta untuk meminta bantuan. Tapi tidak pernah diperhatikan oleh pihak Kementrian" katanya.



Bahkan dirinya bersama Kepala Dinas Pertanian sudah membuat Proposal CPCL sekita 2000 Hektar. Untuk bantuan bawang putih di Kabupaten Bima. 



"kami tidak pernah diam dalam hal ini, karena Bima berpotensi bawang putih yang paling bagus di dunia ini. Maka dari itu kami tetap upayakan apa yang menjadi tuntutan masa aksi pada hari ini. Karena pada tahun 2019 lalu pernah dibantu sebanyak 100 hektar, bagitu juga untuk tahun 2020 ini". Tutupnya(Ucok).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.