Header Ads

Kebakaran Kembali Terjadi di Ambalawi, Warga Keluhkan Keterlambatan Mobil Pemadam

Suasana Saat Musibah Kebakaran Berlangsung, Foto: Moris Ambalawi
Bima, Media NTB - Kembali terjadi musibah kebakaran rumah di kabupaten Bima, kali ini terjadi di dusun dusun Tereluba desa Tolowata, kecamatan Ambalawi sekira pukul 14:11 Wita.




Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, musibah kebakaran ini menimpa sebuah rumah panggung 12 tiang milik warga bernama Mulyadin. Akaibat kebakaran, korban menderita kerugian ditaksir sekitar 50 juta rupiah.





Beruntung, musibah kebakaran ini dilaporkan tidak ada korban jiwa. Sementara musibah kebakaran ini belum diketahui pasti penyebabnya.





Saat kebakaran berlangsung, warga setempat mencoba memadamkan kobaran api secara manual, namun kuatnya hembusan angina dan bahan bangunan yang mudah terbakar mengakibatkan kobaran api sulit dipadamalkan.





Sementara itu, pemadam kebakaran milik pemerintah kecamatan Ambalawi datang terlambat dan setelah bangunan ludes dilahap sijago merah.





Keterlambatan mobil pemadam ini menjadi sorotan warga masyarakat setempat, pasalnya, keterlambatan seperti ini sudah seringkali terjadi, bahkan selalu hadir di lokasi setelah kebakaran selesai.





Menurut Ma'rif, warga setempat yang dihubungi wartawan mengungkapkan bahwa mobil pemadam kebakaran selalu menjadi tren isu ketika terjadi kebakaran di kecamatan Ambalawi, karena menurutnya mobil pemadam selalu hadir usai rumah rata dengan tanah.





Lebih lanjut Ma'arif mengungkapkan, bahkan hal ini sudah puluhan kali pemerintah kecamatan Ambalawi ditegur oleh masyarakat khususnya pemuda Ambalawi untuk memperbaiki atau mengganti mobil pemadam agar kerusakan dan kemacetan mobil tidak terus menjadi alasan bagi pemerintah, namun lagi-lagi dari berbagai kejadian musibah kebakaran di Ambalawi mobil pemadam selalu hadir terlambat.





"Saya selaku pemuda ambalawi mendesak pemerintah kecamatan ambalawi dan pemerintah untuk segera mengambil langkah untuk menjawab keluhan rakyat Ambalawi tentang persoalan ini sebelum amarah rakyat memuncat, emoga diperhatikan" Tegas tokoh pemuda yang akrab disapa Moris Ambalawi ini.(Iphul)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.