Header Ads

Masyarakat Nunggi Tumpah Ruah Menyambut Sang Idola Pasangan Syafaad



Bima, Media NTB - Masyarakat Desa Nunggi rupanya sangat merindukan sebuah perubahan, pasalnya masyarakat setempat tumpah ruah menyambut kedatangan Pasangan bakal calon Bupati H. Syafrudin dan Wakil Bupati Ady Mahyudi pada jum'at, (06/03/20) yang berlokasi di dusun nari.



Ribuan masyarakat setempat memadati tempat yang disediakan para relawan guna dapat bersilaturahmi langsung dengan Bakal Calon Bupati Bima H. Syafru, Pasangan yang dijuluki koalisi biru ini berhasil meraih banyak simpati masyarakat Kecamatan Wera Kabupaten Bima lebih khusus Desa Nunggi.



Sosok Aji Syafru dan Ady Mahyudi yang sungguh melekat di hati Masyarakat ini selalu dinanti dan dirindukan kehadirannya ditengah tengah-tengah masyarakat kabupaten Bima. Tidak saja di wilayah Nunggi namun disetiap jejak langkahkan kakinya Selalu mendapat sambutan hangat dari masyarakat Wera dan Bima pada umunya luas.



Pantauan langsung Media ini, Pasangan Syafaad sebelumnya melakukan silaturahmi di Desa Ntoke, kemudian Desa Bala, dan memasuki desa Nunggi dan akan berakhir di Desa Wora dan Desa Nangawera.



Salah satu mantan Kades Nunggi yakni Abdul Kadir dalam sambutannya bahwa kedatangan pasangan Syafaad adalah sudah sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat setempat.



"Terimakasih kedatangan H. Syafru dan rombongan yang sudah meluangkan waktu untuk bersilaturahmi dengan kami di Desa Nunggi, kami tidak butuh pemerintah yang banyak janji, kami hanya butuh Syafaad dan akan memenangkanny" tandas kadir dengan hati gembira.



Selain itu, dalam silaturahmi tersebut, Pasangan Syafa'ad bersama rombongannya kembali gegap gempitanya di Desa Nunggi. Dan sontak saja, warga Nunggi yang melihat rombongan tersebut berhamburan keluar dan mengucapkan yel yel yel Syafaad Datang Syafaad menang.



"Kami berharap Pasangan Syafa'ad menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bima untuk Priode selanjutnya. Kami di Nunggi cukup kecewa dengan kepemimpinan yang ada sekarang, dan selama ini Bupati maupun Wakil Bupati Bima hanya datang pada musimnya saja dan tidak ada niat yang tulus," teriak masyarakat setempat.(Iphul)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.