Header Ads

Ribuan Masyarakat Wera Sambut Kedatangan Pasangan Syafaad


Bima, Media NTB - Mengagendakan bersilaturahmi selama dua hari di Kecamatan Wera. Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bima H. Syafrudin, M.Pd dengan Ady Mahyudi, SE kembali melakukan silaturahmi di kecamatan Wera dan disambut ribuan masyarakat di ibu kota kecamatan wera yakni desa tawali pada kamis, (05/03/20).



Selama dua hari di Wera dengan rute perjalanan hari pertama kunjungan yaitu Desa Tawali, Desa Oi Tui, Desa Kalajena,  Desa Pai, Desa Tadewa dan Desa Sangiang. 



Setelah itu, hari kedua pada hari jum'at dengan rute perjalanan di Desa Ntoke, Desa Bala, Desa Nunggi, Desa Wora, Desa Hidirasa dan Desa Ranggasolo.



Pantauan langsung media ini. Usai melakukan dilaturahmi dan bersilaturahmi di pasar tawali, rombongan pasangan Syafaad kemudian melanjutkan perjalanan ke Desa Oi Tui, Kalajena, dan Pai.



Pada saat bertatapan muka dengan masyarakat Kalajena. Warga Desa Kalajena mengeluhkan kesulitan air untuk pertanian  maupun untuk kebutuhan sawah yang dicetak baru. 



Keluhan tersebut disampaikan langsung oleh ketua Gapoktan Desa Kalajena Ahmad. Ia menjelaskan  bahwa masyarakat petani desa Kalajena rela kehilangan kebun jambu mente demi membukaan lahan sawah baru melalui program pemerintah pusat tetapi menurutnya itu malah membuat masyarakat desa setempat merasa rugi karena tidak adanya air bor.



"Sampai hari ini lahan sawah baru itu tidak pernah digunakan karena tidak ada air, dan hal itu sangat merugikan kami sebagai pemilik lahan jambu mente" paparnya.



Harusnya kata dia, program cetak sawah baru itu dibarengi dengan program perpipaan untuk ketersediaan air. 



Kehadiran Syafru-Ady di Desa Kalajena, diharapkan mampu membawa perubahan untuk desa setempat. Masyarakat setempat menaruh harapan besar kepada Syafru-Ady jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bima. 



"Kami siap mendukung dan memenangkan pasangan  Syafru-Ady di Kalajena dan kami akan bekerja keras"  tegasnya.



Menanggapi hal itu, H Syafru yang didampingi Ady Mahyudi mengaku bahwa program itu waktu ia memimpin Kabupaten Bima, namun kepemimpinannya terpotong karena tidak terpilih lagi sehingga tidak bisa dilanjutkan. 


"Insya allah jika kami terpilih masalah ini akan menjadi program pertama yang harus dituntaskan. Akan sangat percuma jika sawah tidak ada airnya," jelas H. Syafru.



Sementara itu, Ketua Tim Non Partai yakni Furkan, S.Sos mengucapkan terimakasih banyak kepada Syafru-Ady yang sudah meluangkan waktu untuk kembali bersilaturahmi di Wera.



"InsyaAllah kami akan kerja keras untuk memenangkan pasangan Syafaad di Wera, dan diusahakan Syafaad dapat menang jauh". Tegasnya.(Iphul)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.