Akibat Covid-19, Jumlah Nasabah Pegadaian di kota Bima Berkurang


Bima, Media NTB - Semenjak adanya penyebaran Covid-19 di Kota Bima, akhirnya pelayanan nasabah Kantor Pegadaian Rasa Nae Kota Bima dibatasi.



Hal ini disampaikan langsung oleh Ida Bagus Nyoman Widiarta Pimpinan Cabang Pegadaian Rasa Nae. "Bahwa untuk jam kerja bagi pegawai Pegadaian sudah dibatasi dari hari Senin sampai Jum'at jam 09:00 sampai jam 14:00" katanya saat dikonfirmasi oleh Media ini. Jum'at (17/04/20).



"Sementara untuk hari Sabtu dari jam 08:00 sampai 12:00. Dan ini berlaku diseluruh Indonesia bukan hanya di Bima saja" jelasnya.



Lanjut Bagus, tujuan diberlakukan waktu seperti itu, guna mencegah dari penyebaran Covid-19. Bahkan seluruh pegawai Pegadaian sudah dibagikan semua Alat Pelindung Diri (APD). Seperti masker sarung tangan dan vitamin, semuanya itu demi menjaga kesehatan bagi anggota pegawai Pegadaian.



Bahkan semenjak ada Covid-19 ini minat masyarakat yang gadai sudah menurun mencapai 20 persen. Tapi kalau dibandingkan sebelumnya hampir 50 persen.



"Karena sebelum adanya Covid-19 ini minat masyarakat yang melakukan pinjaman modal besar untuk usahanya sangat banyak. Tapi kalau sekarang masyarakat mau pinjam modal besar untuk usahanya mereka pikir-pikir dulu karena pemasukannya juga kurang" terangnya.



Diakuinya, hanya saja masyarakat sekarang melakukan pinjaman sedikit karena persiapan untuk jangan sampai ada lockdawn. Namun ada kabar baik juga buat nasabah karena harga emas sekarang sudah naik. Jadi bagi nasabah yang ingin melakukan pinjaman tambahan cukup membawakan surat bukti gadainya tidak perlu membawa lagi uang.



"Jadi untuk nasabah yang mau perpanjang barang yang digadaikan, cukup membawakan juga suratnya. Kami pasti akan menambahnya mengingat harga emas lagi naik". Tutupnya(Ucok)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.