Header Ads

Kerja Tim Gugus Tugas Covid-19 Desa Ntoke Patut Diapresiasi


Bima, Media NTB- Kerja keras Pemdes dan Tim gugus corona desa Ntoke patut diapresiasi oleh semua pihak, pasalnya penjagaan ketat di posko tanggap darurat penyebaran virus  dari pintu perbatasan desa ntoke dengan desa Nunggi cukup ketat, setiap warga masyarakat yang tidak menggunakan masker tidak diizinkan untuk keluar desa lain maupun masyarakat desa lain yang masuk di desa tersebut. Hal itu dilakukan oleh Tim gugus tersebut untuk memutus mata rantai penyebaran Covid19 yang mematikan tersebut.



Tim gugus tersebut terdapat kerja sama dari Danposramil Wera, Polsek Wera, Puskesmas Kecamatan Wera, BPD , Karang Taruna dan LPMD Desa Ntoke.



Menurut Kepala Desa Ntoke, Muhidin (Mumun) yang diwawancarai langsung oleh media ini pada lokasi posko pagi tadi pada selasa, (28/04/20) mengatakan bahwa, pandemi covid19 yang mematikan tersebut sangat mengancam kesehatan dan nyawa manusia, dan meskipun warganya hingga hari ini belum ada yang positif corona, namun menurutnya masyarakat desa ntoke dan Wera pada umumnya harus mengambil pelajaran penting melihat masyarakat desa kanangan kecamatan bolo yang sudah sembilan (9) orang yang positif.



"Masyarakat Ntoke harus lebih mewaspadai penyebaran covid19 ini, karena di kecamatan Bolo sudah sembilan orang yang positif, semoga semuanya dapat mematuhi himbauan pemerintah untuk selalu menggunakan masker dan mencuci tangan dengan air putih" tandas mumun.



Mumun menambahkan, jika masyarakat tidak mematuhi peraturan pemerintah maka itu justru akan merugikan diri sendiri maupun orang lain. "Saya meminta kepada seluruh masyarakat desa Ntoke maupun masyarakat desa-desa lain yang ada di kecamatan Wera untuk tidak berkumpul-kumpul dan berada dikerumunan guna menjaga dan memituskan mata rantai penyebaran virus corona" harapnya.



Hal senada juga dinyatakan oleh Anhar, masyarakat desa setempat bahwa, kinerja tim gugus masyarakat desa setempat patut diapresiasi oleh semua pihak bahwa apa yang dilakukan oleh pemerintah desa Ntoke dan tim gugus adalah untuk kepentingan kesehatan masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona.



"Virus corona yang meresahkan masyarakat dunia tersebut sangat membahayakan, dan kita semua harus mematuhi himbauan pemerintah untuk tidak berkumpul dan menghindari keramaian. Ungkapnya.(Iphul)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.