Header Ads

Ketua HMI Badko Nusra Ajak Masyarak Untuk Mengawasi Anggaran Covid-19 50 M


Bima, Media NTB - Ketua HMI BADKO Nusra Arfan Ilyas S, Pd. Mempertanyakan terkait dengan adanya anggaran Covid-19 sebesar 50 miliar. Karena sampai saat ini masyarakat Kabupaten Bima belum menikmati dari anggaran tersebut malahan masih diperdebatkan dikalangan masyarakat.



"Oleh karena itu saya mempertanyakan anggaran sebesar 50 miliar melalui APBD itu dan kalaupun ada apa saja yang sudah dibelanjakan oleh Bupati Bima H. Indah Damayanti Putri selaku ketua Gugus Tugas Covid-19" katanya. Selasa (26/05/20).



Sebenarnya dengan anggaran sebesar itu harus ditransparansi biar masyarakat Kabupaten Bima mengetahui agar tidak terjadi KKN. Maka dari itu dirinya mengajak masyarakat agar mengawasi secara bersama.



Lanjut Falen sapaan akrabya,  bahkan dari pihak DPRD Kabupaten Bima juga tidak maksimal untuk mengawal anggaran 50 M tersebut. Ia pun menghawatirkan jangan sampai anggaran ini di salahgunakan oleh oknum tertentu. Sementara masyarakat Kabupaten Bima masih darurat dengan keadaan Covid-19.



"Kalaupun ada pengadaan APD dan bantuan JPS Bima Ramah semuanya harus ada transparan, apalagi bantuan JPS Bima Ramah bermasalah. Bahkan hampir semua masyarakat di Kabupaten Bima melakukan aksi demontrasi di kantor desanya masing-masing akibat tidak ada keterbukaan" jelasnya.



"Saya kira dengan adanya bantua JPS Bima Ramah ini akan memberikan solusi yang terbaik buat masyarakat. Justeru akan menambah masalah di tengah masyarakat, karena banyak bantuan tersebut yang tidak berkualitas katakan saja telur busuk dan beras kurang bagus" terangnya.



Apalagi pihak ketiga yang merima bantuan tersebut tidak punya niat baik untuk menggantikan ketika ada telur busuk dan beras kurang bagus. Seharusnya Bupati Bima dan Dinas Sosial harus menegur jangan dibiarkan seperti itu.



Ia mendesak kepada DPRD Kabupaten Bima agar serius membuat pansus anggaran 50 M tersebut. Supaya masyarakat Kabupaten Bima bisa aman, cukup Covid-19 ini yang membuat hawatir jangan lagi dengan anggaran ini.(Ucok)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.