Header Ads

Perketat Protokol Covid-19, Ummi Rohmi Kembali Sidak Pasar


Mataram, Media NTB - Angka pasien positif Covid-19 di Kota Mataram belum menunjukkan penurunan jumlah yang signifikan, dan cenderung bertambah. Untuk itu, penegakan protokol Covid-19 terus diperketat Pemerintah. Hari ini, Rabu (8/7) Wakil Gubernur Provinsi NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd menyidak penggunaan masker ke beberapa titik keramaian di Kota Mataram. 



Bertempat di Pasar Cakra dan Pasar Mandalika Kota Mataram, Ummi Rohmi mencoba menggugah langsung kesadaran masyarakat tentang penggunaan masker.  Protokol kesehatan dengan menggunakan masker dalam setiap aktivitas terbukti mengurangi resiko penyebaran Covid-19.



Hasil pantauan di lapangan, baik penjual maupun pembeli yang ada di pasar Cakra hampir semuanya sudah menggunakan masker, hanya beberapa yang masih belum menggunakan masker.



Dalam kesempatan ini, Ummi Rohmi juga membagikan masker gratis khususnya kepada mereka belum menggunakan masker.



Ummi Rohmi juga mengapresiasi yang sudah disiplin menggunakan masker, hanya saja hal ini juga tetap harus dipantau agar tetap konsisten. “Ini sudah disiplin tetapi tetap harus dipantau agar tetap seperti ini sehingga kalau semua kita seperti ini Insya Allah kita bisa sama sama melewati wabah ini” ungkap Ummi Rohmi.



Selain itu, Ummi Rohni juga berpesan kepada penanggungjawab pasar agar konsisten melakukan inspeksi setiap saat, khususnya kepada pedagang dan pembeli.



Setelah sidak di Pasar Cakra, ummi Rohni melanjutkan sidak ke Pasar Mandalika. Hanya saja di pasar Mandalika kesadaran masyarakatnya tidak sama dengan di Pasar Cakra. Masih banyak ditemukan warga yang tidak menggunakan masker. Bahkan ada beberapa balita maupun lansia yang tidak menggunakan masker.



Saat sidak, Ummi Rohmi terlihat secara spontan memasangkan masker kepada mereka yang belum menggunakan masker. 



Ummi Rohmi berharap, setelah sidak ini masyarakat tetap konsisten untuk menggunakan masker untuk menjaga diri sendiri dan orang lain.(Mus)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.