Bidan Ini Lancar Jalani Persalinan Berkat JKN-KIS


Bima, Media NTB - Menjalani profesi sebagai bidan menjadi ujung tombak dalam menolong persalinan ibu hamil. Bagi sebagian orang, menjalani profesi sebagai bidan tak hanya sekedar menyelesaikan tanggung jawab pekerjaannya, namun juga menjadi pemuas batin dalam memenuhi panggilan di jiwanya. Seperti halnya yang dirasakan oleh Desi, salah satu bidan di Kota Bima.



Desi adalah seorang bidan honorer di salah satu rumah sakit di Kota Bima. Desi menceritakan pengalamannya sendiri menggunakan kartu Kartu Indonesia Sehat (KIS) saat melahirkan anak pertama di Rumah Sakit dr. Agung karena saat itu dokter mengatakan ada kemungkinan ia akan melahirkan secara caesar.



“Saat itu saya membutuhkan transfusi darah sebanyak satu kantung dan sama sekali tidak dibebankan biaya apapun dalam proses persaliann saya karena semua biaya dijamin penuh oleh Program JKN-KIS,” ungkapnya



Ia menambahkan, dirinya sangat bersyukur karena telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Menurutnya, ia dan suami tak akan sanggup mengumpulkan biaya operasi tersebut, sehingga tak terbayangkan olehnya bagaimana jika tidak ada KIS di tangannya.



“Bersyukur menjadi peserta JKN-KIS, tidak perlu khawatir akan biaya saat berobat di pelayanan kesehatan,” ujarnya.



Baginya, keberadaan Program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan memiliki peranan penting karena kehadirannya mampu menjadi penawar akan tuntutan biaya dalam rangkaian proses persalinannya. Mulai dari biaya pengecekan kandungan, pengecekan kondisi janin, hingga biaya persalinan secara normal/pervaginam yang dapat dilakukan bidan itu sendiri. Di samping itu, peserta Program JKN-KIS juga memiliki hak jaminan pembiayaan persalinan lanjutan di rumah sakit jika dibutuhkan.



"Program JKN-KIS ini benar-benar hadir untuk memberikan keringanan beban bagi masyarakat. Semoga ke depannya pelayanan BPJS Kesehatan dan rumah sakit semakin lebih baik lagi. Saya dan suami sudah merasakan manfaat besar dari program JKN-KIS. Mudah-mudahan masyarakat lainnya yang membutuhkan juga bisa dapat memanfaatkannya dengan sebaik mungkin," ucapnya.



Ia pun menekankan kepada masyarakat, apabila mengikuti prosedur yang ada dan pastikan kartu aktif, maka tidak perlu khawatir akan kelancaran prosesnya.(Ucok)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.