14 September Masyarakat Sape Yang Tidak Pakai Masker Akan di Denda, Sepanjang Jalan Protokol Akan Dijaga Anggota TNI Polri dan Pol PP


Bima, Media NTB -
Menindaklanjuti intruksi Presiden No.6 Tahun 2020 memberikan kewenangan kepada Polri dan TNI. Untuk berkoordinasi dengan pemerintah dalam peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan, dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.



"Maka dari itu kami dari Brimon Kompi 3 Batalion C Pelopor, menghimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Sape dan Lambu, agar selalu menggunakan masker ketika keluar rumah. Karena tanggal 14 September nanti mulai diberlakukan sanksi denda bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker pada saat keluar rumah" kata Komandan Brimob Kompi 3 Batalion C Pelopor AKP. Iwan Sugianto saat dikonfirmasi oleh media ini. Sabtu. (12/09/20).



Bukan hanya itu kata Iwan, tanggal 14 September itu sepanjang jalan protokol mulai Kantor Koramil Sape sampai pasar tradisional, akan di jaga ketat oleh anggota Brimob bekerjasama dengan pihak TNI Polri dan Pol PP. Tentu dalam hal ini diharapkan kepada pengguna jalan baik roda dua maupun roda empat agar selalu munggunakan masker.



Apalagi dalam Perda Provinsi NTB No.7 Tahun 2020 dan Perwali No.49 Tahun 2020, penanggulangan penyakit menular bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker akan diberikan sanksi tertulis administrasi dan denda minimal Rp.100.000 maksimal 500.000.



Sementara bagi setiap orang dengan sengaja melakukan tindakan perbuatan untuk menyebarkan atau menularkan penyakit, sesuai pasal 1 Perda Provinsi NTB No. 7 dipidana dengan pidana kurungan paling lama enam bulan atau denda maksimal 50 juta.



"Untuk itu kami berharap kepada masyarakat jika menggunakan kendaraan agar memakai masker jika tidak ingin di denda. Bahkan bagi yang melanggar, kami tidak segan-segan menahan sepeda motornya" tegasnya.



"Karena ini demi kebaikan bersama mari kita menggunakan masker agar terhindar dari penyebaran Covid-19". Tutupnya (Ucok).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.