Tidak Hanya di KPU dan Bawaslu, Dugaan Pemalsuan Ijazah IDP Juga Dilapor Polisi


Bima, Media NTB -
Sebagai bentuk keseriusan mengawal Pilkada Kabupaten Bima 2020, IMM Cabang Bima resmi melaporkan Dugaan Ijazah Palsu salah satu Bakal Calon (Balon) Bupati Bima ke kepolisian Selasa (08/09).



Seperti diberitakan media ini sebelumbya, Pihak IMM Cabang Bima juga telah melaporkan dugaan penggunaan Ijazah Paket dan SLTP palsu oleh Balon Bupati Bima Indah Damayanti Putri (IDP) di KPU dan Bawaslu kabupaten Bima.


Baca: IMM Laporkan Dugaan Ijazah Palsu Milik IDP ke KPU dan Bawaslu Kabupaten Bima


Ikatan mahasiswa Muhammadiyah Bima, Melaporkan dugaan keabsahan ijazah Paket C dan ijazah SLTP yang digunakan sebagai syarat administrasi pencalonan Bupati Bima 2020.



"Alhamdulillah hari ini kita sudah menyerahkan laporan resmi atas dugaan penggunaan ijazah palsu salah satu Bakal Calon Bupati Bima." Terang Dimas.



Dimas berharap kepada pihak berwajib mampu mengusut tuntas persoalan tersebut, sehinggga adanya titik temu kebenaran dugaan tersebut.



“Saya berharap pihak penyidik dengan segera melakukan tindakan hukum atas laporan kami, dan mengungkap kasus dugaan ijazah paket C dan ijazah SLTP yang bersangkutan” ujarnya.


Dimas melanjutkan, bahwa pendidikan adalah pilar bangsa, sehingga jika ada pelanggaran tidak ada toleransi untuk pelaku dan IMM akan mengawal proses hukum ini sampai tuntas.


"Pendidikan ini penting bagi seorang figur, apalagi calon kepala Daerah. kalau tidak ada kejelasan pendidikan seorang pemimpin, mau dibawa kemana daerah ini. Ketokohannya sebagai pemimpin juga diragukan pendidikannya, sementara ia memiliki peranan penting dalam pembangunan daerah, terutama sekali pembangunan sumber daya manusia." Tutup Dimas.(NM)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.