18 Orang Mahasiswa Yang Diamankan Saat Aksi UU Cipta Kerja, Akhirnya Dilepaskan Kembali


Bima, Media NTB -
Setelah sebelumnya 18 orang mahasiswa yang diamankan oleh sejumlah personil Kepolisian, karena diduga membuat kericuhan pada saat melakukan aksi tolak UU cipta kerja di perempatan gunung dua. Akhirnya Kapolres Bima melepaskan kembali.



Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolres Bima Kota AKBP Heryo Tejo Wicaksono. "Hari ini kita lepaskan kembali 18 orang mahasiswa yang telah diamankan itu" katanya kepada seluruh awak media. Jum'at (09/10/20).



Dari 18 orang yang diamankan ini disebakan karena membuat kericuhan disaat melakukan aksi, dan melempari kendaraan yang melewati masa aksi. Sehingga aparatur Kepolisian melakukan pembubaran dengan secara paksa.



Lanjut Kapolres, apa yang telah dilakukan ini semata-mata untuk pembinaan terhadap mahasiswa. Setelah itu baru dikembalikan kepada orang tuanya masing-masing.



"Setelah dilepaskan kembali kepada orang tuanya, mudah-mudahan mahasiswa ini bisa dilakukan pendidikan yang baik bagi orang tuanya" harapnya.



Bahkan 18 orang mahasiswa yang telah dilepaskan itu, juga melakukan tanda tangan kesepakatan di atas surat yang telah dibuatkan. Sehingga kedepannya jika mereka masih melakukan anarkis, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Tutupnya(Ucok).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.