Kunjungi RS Dr. Soedjono, Wagub NTB Imbau Masyarakat Taati Protokol Kesehatan


Selong, Media NTB - Melawan pandemi Covid 19 tak boleh lengah. Situasi yang belum pasti kapan berakhir membutuhkan semangat tinggi dari para tenaga Kesehatan (Nakes) yang berada di berbagai pelayanan dan fasilitas kesehatan. Memang tidak mudah bagi para nakes, terlebih ketika kasus Covid-19 masih terus terjadi akibat ketidakdisiplinan masyarakat.


“Saya tetap menghimbau masyarakat untuk mematuhi protokol Kesehatan. Menjaga semangat para tenaga kesehatan kita yang beresiko tinggi terpapar adalah bentuk dukungan moral pemerintah agar tetap bekerja dengan baik”, ujar Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah saat berkunjung ke rumah sakit Dr. Soedjono, Selong, Lombok Timur (02/10).


Menurut Umi Rohmi, kunjungan ini untuk memastikan seluruh tenaga Kesehatan di berbagai layanan Kesehatan tetap dalam kondisi terbaik ditengah penanggulangan pandemi Covid 19. Menurut Wagub, masyarakat selalu percaya penuh para tenaga Kesehatan, mulai dari dokter, perawat hingga mereka yang bekerja di lingkungan rumah sakit yang turut bekerja di instalasi khusus Covid 19 seperti Satpam dan petugas kebersihan. 


Selain memotivasi para Nakes, Wagub juga mengunjungi fasilitas rumah sakit seperti laboratorium tes Covid 19 yang dimiliki RS Soedjono, ruang isolasi dan pelayanan umum seperti poliklinik untuk memastikan penerapan protokol Kesehatan di ruang tunggu maupun seluruh fasilitas layanan rumah sakit bagi masyarakat umum.


Sebelumnya, Wagub juga mengunjungi dua Puskesmas yakni Aikmel dan Lenek memberikan motivasi kepada tenaga Kesehatan agar tetap menjalankan tugas dengan baik di tengah belum menurunnya angka terpapar Covid 19. Wagub berpesan untuk tetap menjaga diri dan lingkungan serta menerapkan protocol Kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.


Direktur RS Dr Soedjono, dr Mohammad Tantowi Djauhari Sp. B mengatakan, sumber daya tenaga Kesehatan di RS Dr Soedjono telah dimulai sejak rekrutmen tidak hanya dari sisi kompetensi namun juga secara fisik. Proteksi terhadap tenaga Kesehatan sejak awal telah dilakukan oleh pihak manajemen rumah sakit untuk meminimalisir potensi resiko terpapar Covid 19. Jaminan alat pelindung diri sesuai level ruangan dimana mereka bekerja. Demikian pula dengan dukungan kesejahteraan berupa insentif telah diberikan kepada para nakes sejak awal dari pemerintah kabupaten. Begitupula dengan jaminan jasa medik yang diberikan agar focus perhatian dan tenaga para nakes tidak terbagi dengan kegiatan diluar rumah sakit dalam memenuhi kebutuhan finansial termasuk tenaga pendukung seperti petugas kebersihan dan lainnya.


“Agar secara fisik dan mental para tenaga kesehatan kita terjamin dalam melaksanakan tugas sebagai hilir dari penanganan pandemic Covid 19”, ujar Tantowi.


Saat ini, laboratorium tes RS Dr Soedjono telah mampu melakukan tes sebanyak 100 sampel perhari. Begitupula dengan ketersediaan tempat tidur di ruang isolasi serta tenaga dokter spesialis serta fasilitas pendukung lainnya. 


Salahsatu pengunjung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selong Lombok Timur Arif asal Selong mengakui, secara keseluruhan pelayanan Rumas Sakit (RS) sangat baik dan teratur. Apalagi sejak Covid melanda, penerapan SOP untuk mengunjungi RSUD sangat ketat.


“Pertama masuk wilayah RS, petugas sudah mengarahkan agar tetap memakai masker dan mencuci tangan sebelum masuk kedalam ruang pelayanan. Kemudian pengunjung juga disuruh untuk menjaga jarak pada saat menunggu antrian sebelum pemeriksaan,” kata Arif.


Selain itu, pria asli Lotim ini juga mengatakan bahwa semangat para petugas Kesehatan melayani pengunjung dan pasien cukup tinggi, dalam melayani pasien di RSUD ini.


Dalam kunjungan tersebut, Wakil Gubernur di dampingi Asisten I Setda NTB, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kominfotik, Karo Kesra, Karo Humas dan Protokol Provinsi NTB dan sejumlah Kepala OPD lingkup Pemda Lombok Timur.(jm/edy@diskmoninfotik_ntb)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.