Pjs Bupati Bima Buka Diklat IT, Tiga Puluh Pengelola Koperasi Ambil Bagian


Bima, Media NTB - Sebanyak 30 orang pengelola  Koperasi se Kabupaten Bima, mengikuti  Diklat Teknologi Informasi yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bima.


Diklat dilaksanakan selama tiga hari, di Hotel La Ila, Kota Bima. Dibuka secara resmi oleh Pjs Bupati Bima, Ir Muhammad Husni, M.Si, Selasa 11/11/2020.


Pjs Bupati, menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Koperasi beserta jajarannya. Di masa Pandemi Covid19 ini, Dinas yang punya imun kuat adalah Dinas Koperasi dan UKM.


"Saya hadir, untuk memberikan semangat. Agar Koperasi dan UKM terus bergerak. Terus hidup. Berjalan usahanya, walaupun dalam kondisi Covid-19,"ujarnya.


Dijelaskan Muhammad Husni, banyak perusahaan yang tumbang karena Covid.


Alhamdulillah, Koperasi dan UKM khususnya yang ada di Kabupaten Bima dapat akan terus hidup.


Jalan usahanya, dan terus memberikan kesejahteraan kepada seluruh anggota di masing-masing kecamatan.


Teknologi informasi telah mempersingkat segalanya. Telah mempersingkat jarak. Telah mempercepat waktu dan tanpa batas. Dunia bisa  diperkecil oleh teknologi informasi.


"Perkembangan informasi ini, harus kita ikuti. Seperti apa yang kita lakukan hari ini. Yaitu Pendidikan dan Pelatihan secara teknis," lanjut Kadis Pertambangan dan Sumber Daya Mineral Provinsi NTB ini.


Pendidikan dan Pelatihan seperti ini, perlu dilakukan setiap tahun. Karena sebagai manusia kita harus selalu mengingatkan.


Pjs berharap, peserta dapat mengikuti Diklat dengan sungguh-sungguh. Tentunya, akan banyak informasi dan keterampilan yang bermanfaat. Untuk diterapkan dalam pengelolaan Koperasi di masing-masing Kecamatan.


Teknologi informasi telah merambah ke semua sektor. Terutama dalam mengelola keuangan dan manajemen administrasi.


Kepada semua koperasi yang ada di Kabupaten Bima, kata Pjs Bupati, dapat dikelola secara profesional. Mengembangkan inovasi-inovasi dan memanfaatkan teknologi informasi, untuk mempromosikan produk-produk Koperasi.


Sehingga usaha Koperasi bukan saja simpan pinjam. Akan tetapi ada produk-produk lain yang dibuka.


Sementara itu, Kadis Koperasi dan UKM Kabupaten Bima, Iwan Setiawan, mengatakan, Diklat Teknologi informasi bagi koperasi untuk meningkatkan kapasitas Koperasi, usaha Kecil dan Menengah. Selama proses kegiatan, tetap memakai protokol Covid-19. 


"Terima kasih Pjs Bupati Bima, telah berkesempatan hadir membuka kegiatan, meninggalkan kesibukan lain." ujar Kadis Iwan.


DikIat yang diselenggarakan, kata Iwan, adalah angkatan ke dua, dengan menggunakan DAK Non Fisik 2020, Dinas Koperasi Kab Bima. Untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan pengelola Koperasi.


"Merupakan kewajiban Dinas Koperasi, untuk melaksanakan kegiatan ini. Dilaksanakan selama 3 hari diikuti 30 peserta." ujar Kadis Iwan.


Sedangkan untuk Tenaga pengajar, kata Kadis, adalah orang-orang yang sudah  Kredibel di bidangnya. Antara lain Pelaku Usaha dan Praktisi-praktisi Koperasi.


Menurut Iwan, saat ini terdapat 292 koperasi yang masih aktif. Sedangkan yang pasif sebanyak 60 koperasi. Kurang lebih 10 koperasi yang tidak aktif telah di hapus, sedangkan sisanya dalam proses pengusulan.


"Kami tetap melakukan pembinaan terhadap Koperasi itu. Dibantu tenaga Koperasi di lapangan yang berjumlah banyak." imbuhnya.(ProKom)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.