Dituding Kerja Asal-Asalan, Pihak Pelaksana Bronjong di Dodu Angkat Bicara


Bima, Media NTB - Pihak pelaksana proyek bronjong yang ada di Kelurahan Dodu Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima. Membantah kaitan dengan pekerjaan asal-asalan.


"Kami tidak pernah bekerja asal-asalan, pekerjaan proyek bronjong itu kami kerjakan sesuai dengan prosedur yang berlaku," kata Ery Irawadin SPd, sebagai pelaksana kepada media ini. Sabtu (23/10/21).


Diakuinya, berkaitan dengan papan kegiatannya tidak bisa dibuatkan tersendiri. Karena item pekerjaannya satu paket dengan bronjong lainnya yang ada di Kota maupun Kabupaten Bima.


"Bahkan kami juga belum tau berapa volume anggarannya yang ditentukan, karena ini menyangkut paket bencana alam," jelasnya


Namun berkaitan dengan tanah urukan, pihaknya sudah melakukan perapian timbunan dan itu sudah sesuai dengan standar.


Dirinya juga membantah berkaitan dengan batu kasar yang dikomplain oleh masyarakat, bahwa itu semua tidak benar. Sebab batu yang digunakan itu sudah di uji coba dan bisa dijamin kualitasnya.


"Batu yang digunakan untuk bronjong itu sudah di tes kualitasnya dan itu tidak sembarangan batu yang seperti dikatakan masyarakat. Intinya kami sudah bekerja secara maksimal sesuai dengan perencanaan dan gambar," tegasnya.


Sementara kaitan dengan nominal anggaran yang disebutkan 8 miliar lebih. Pihaknya juga belum tau seberapa banyak anggarannya. Karena proyek ini hanya bekerja terlebih dahulu tanpa ditentukan anggrannya berapa.


"Lalu dari mana masyarakat bisa tau anggaran sebesar itu, kami saja sebagai pihak pelaksana kegiatan bronjong ini belum tau. Ini sifatnya dikerjakan terlebih dahulu, untuk anggarannya akan dihitung dan ditentukan belakangan," bebernya


Seharusnya masyarakat yang ada di Kelurahan Dodu merasa bersyukur dengan adanya paket bronjong yang masuk. Karena sebelumnya hanya 100 meter saja yang ingin dikerjakan, tapi ada permintaan masyarakat akhirnya ditambah menjadi 302 Meter. Tutupnya(Ucok)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.