Header Ads

FRPP Datangi Dinas Pertanian Bima, Percetakan Sawah Baru Disorot

Sempat Terjadi Ketegangan Antara Pengunjukrasa dengan Beberapa Pegawai Yang Protes Keberadaan Pengunjukrasa di Halaman Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Bima
SamadaPos.com – Front Rakyat Peduli Petani (FRPP) kecamatan Wera kabupaten Bima selasa pagi (09/08) lalu mendatangi dinas pertanian tananaman pangan dan holtikultura kabupaten Bima.

Sesampaianya di kantor yang terletak di jalan Soekarno hatta kota Bima ini, puluhan pemuda yang datang menggunakan mobil pik up warnah merah ini kemudian menggelar aksi unjukrasa dengan melakukan orasi secara bergantian tepanya di halaman depan kantor setempat.

Dalam orsinya, Wawan salah satu pengunjukrasa menuntut kepada pihak dinas Pertanian tanaman pangan dan holtikultura kabupaten Bima berserta pihak TNI agar segera menuntaskan pekerjaan percetakan sawah baru tahun 2015 dan 2016 di kecamtan wera kabupaten Bima.

Selain itu, Korlap aksi ini juga menuding pihak Dinas dan TNI beserta Kontraktor sebagai pelaksana, pengawal dan pengawas program percetakan sawah baru melakukan konspirasi sehingga masih ada item pekerjaan paketan yang tidak dilaksanakan yakni pembersihan lahan dan pembajakan.

Orator lain, Rizal juga menyuarakan hal yang sama. Ia menambahkan, pihak dinas dan pihak terkait diminta untuk menjelaskan langsung kepada mereka (pengunjukrasa) dan masyarakat (petani) di kecamatan Wera dan kabupaten Bima pada umumnya.

Pantauan wartawan di lapangan, pengunjukrasa leluasa masuk ke halaman kantor dan berorasi menggunakan pengeras suara tanpa pengawalan dari aparat kepolisian.

Beberapa pegawai dinas setempat sempat keluar menghampiri pengunjukrasa untuk mengajukan protes terkait keberadaan pengunjukrasa yang mengganggu aktifitas kantor setempat. Sempat terjadi ketegangan, namun pada akhirnya beberapa pegawai setempat memilih untuk mengalah dan puluhan pemuda wera ini pun kembali melanjutkan orasinya.

Selama kegiatan unjukrasa berlangsung, tidak ada satupun perwakilan dinas setempat yang menemui dan menerima aspirasi pengunjukrasa.
Suasana Posko Satgas Cetak Sawah Perwakilan Bima Kosong Saat didatngi FRPP Wera kabupaten Bima

Tidak hanya di dinas pertanaian, puluhan pemuda yang tergabung dalam FRPP ini melanjutkan aksinya di posko cetak sawah baru, namun aksi di posko TNI ini tidak berlangsung lama, hal ini dikarenakan pihak penanggungjawab posko sedang tidak ada ditempat.


Dengan pengawalan dari beberapa aparat kepolisian dan TNI berpakean preman, puluhan aktivis muda pro petani ini pun mengahiri dan membubarkan diri.(SP.01)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.