Header Ads

SDN 6 Pekat Catat Berbagai Prestasi, M. Sidik: Masih Kurang Guru dan Perbaikan Gedung

M. Sidik, S.Pd
DOMPU, Media NTB - Sekolah merupakan lembaga pendidikan, yang menampung peserta didik dan dibina agar mereka memiliki kemampuan, kecerdasan dan keterampilan. Dalam proses pendidikan diperlukan pembinaan secara berkoordinasi dan terarah maka dari dari itu Gedung Sekolah harus memerlukan fasilitas yang yang nyaman dan kondusif



Salah satu sekolah di bawah Pimpinan M. Sidik, S. Pd. di Wilayah Kecamatan Pekat Kabupaten Dmpu SD Negeri 06 Pekat ini merupakan sekolah yang bermutu serta berprestasi serta lingkungan sekolahnya cukup indah, nyaman dan sehat,

 
Koleksi Piala yang diperoleh dari berbagai lomba

SD Negeri 06 Pekat merupakan Sekolah yang paralel terdiri dari 12 kelas. di tahun 2014 lalu pernah meraih Juara 1 Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Kabupaten Dompu, dan maju ke tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mewakili Kabupaten Dompu Lomba Sekolah Sehat (LSS) dan meraih juara 3 pada tanggal 3 Nopember 2014 lalu.



M. Sidik, S.Pd selaku Kepala Sekolah saat didatangi oleh MediaNTB.com di Sekolahnya berhubung sekolahnya yang paralel terdiri dari 12 kelas sementara jumlah Gurunya hanya 8 orang yakni Guru Umumnya 6 Orang dan Guru Bidang studinya PAI 2 Orang sangat menginginkan  ada penambahan Guru.




“Jumlah gurunya 8 Orang, Guru umunya 6 Orang dan Guru PAI nya 2 Orang masih kurang 4 orang, semoga aja ada penambahan Guru lagi, biar proses pembelajaran tetap stabil dan lancar”, ungkapnya



Selain Gurunya Plafon Sekolah yang sudah Lapuk juga sudah mulai terkupas sudah tidak bisa dipakai lagi yang dibuat di tahun 2011 dan atap Sekolah yang sudah berkarat yang dari anggaran DAK di tahun 2007 sangat berharap terhadap Pemerintah agar bisa direalisasi di tahun 2018 sesuai perjanjian Pemerintah Dikpora.




“Untuk atap yang 3 kelas itu, mudah-mudahan di tahun 2018 nanti bisa terealisasikan dari dana DAK. Kemudian Plafon-plafon ini sudah tua kelihatannya, sampai sudah mulai jatuh satu persatu karna Plafonya dari tahun 2011, paling tidak direhablah”, harapnya.[Poris]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.