Header Ads

Walikota Lepas Peserta Trail Event “Merdeka” 2017


BIMA, Media NTB -
Sabtu, 16 September 2017, Walikota Bima M. Qurais H. Abidin melepas para peserta Trail Event “Merdeka” 2017 yang diselenggarakan oleh Komunitas “Treco”. Acara pelepasan berlangsung di halaman bekas kantor Bupati Bima.


Turut hadir, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Dompu, Kapolsek Mpunda, Kepala Dinas PUPR Kota Bima, dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Bima.


Menurut laporan ketua panitia Fadil, S.STP, peserta event mencapai lebih dari 500 orang, merupakan wakil dari 48 tim/komunitas trabas dari Pulau Lombok, Sumbawa, Labuan Bajo, dan Sumba.


“Sesuai nama event yaitu ‘Merdeka’, jargon kita untuk kegiatan ini adalah ‘Jalurnya Nggak Bikin Nangis’. Rute trabas yaitu dari lokasi start di bekas kantor Bupati Bima menuju Kolo, Ujung Kalate, Ambalawi, balik ke Ndano Nae, Ncai Kapenta, lalu kembali menuju ke titik start”, kata Fadil, S.STP.


Ia juga menjelaskan, panitia menyediakan 5 bendera warna kuning dengan gambar logo Treco yang ditempatkan sepanjang jalur trabas. “Bendera ini silakan diambil. Peserta atau rider yang mendapatkan bendera akan mendapat hadiah khusus dari panitia”, jelasnya.


Kegiatan ini disponsori oleh banyak pihak, antara lain Viar, Extrajoss, Pink Studio, KONI Kota Bima, Barata, Surya, Ideal Karaoke, Garasiku Speed Shop, dan Hokky Mart. Para peserta trabas mendapatkan kupon undian yang akan diundi pada akhir event, dengan hadiah utama berupa 3 unit motor trail dan puluhan hadiah hiburan.


Sementara itu, dalam sambutannya Walikota menyampaikan selamat datang kepada raiders dari luar Kota Bima. Ia mengingatkan raiders agar memakai perlengkapan pelindung dengan sempurna. “Jangan sampai kejadian seperti saya. Tangan saya patah saat mencoba jalur trabas ke Pantai Pink yang biasa dilewati rekan-rekan riders Naga Nuri Sape”, kata Walikota.


Pada kesempatan tersebut ia juga menyampaikan kecaman atas aksi penembakan kedua anggota Polres Bima Kota pada Senin, 11 September 2017. Diajaknya seluruh masyarakat untuk membantu upaya Kepolisian mengungkap kasus ini sampai tuntas.



Menutup arahannya, ia berpesan agar riders mengutamakan kekompakan. Juga menjaga kerukunan antar umat beragama. “Riders silakan melaksanakan ajaran agama masing-masing dengan baik. Jaga kerukunan antar umat beragama”, pesannya.(M)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.