Header Ads

Pengasuh Panti Asuhan Nurul Mubin Bima Keluhkan Perhatian Pemerintah Sangat Minim


Bima, Media NTB - Pemerintah seharusnya merasa terbantu dengan adanya panti-panti asuhan yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat mengingat pasal 34 ayat 1 yang menyatakan bahwa fakir miskin, dan anak-anak terlantar dipelihara oleh Negara.



Tapi sangat berbeda seperti yang dirasakan Salah satu Panti Asuhan Nurul Mubin Bima Yang beralamat Di Kelurahan Monggonao Kota Bima Jauh dari perhatian pemerintah.



Kondisi ini disampaikan Pengasuh Panti Asuhan MUHIDIN  saat menerima kunjungan dari Salah Satu perwakilan Rumah Amal Dana Mbojo NTB  Minggu, (24/11/2019) pukul 10.00 Wita dan mengeluhkan tentang kondisi panti asuhan yang lagi dalam keadaan Rehabilitas.



Diakuinya Proses Rehabilitasi ini akan bertahap karena Kekurangan anggaran Demikian di pekerjaan langsung oleh anak anak panti asuhan mengingat hari Libur katanya.



Kami dari pihak panti  Asuhan masih dalam proses Rehab Kamar dan atap yang Sudah Lama Bocor Dengan bantuan dari donatur Donatur masyarakat yang peduli dengan keberadaan Panti ini. Tuturnya.



"Setiap tahun kami tetap melalukan komunikasi dengan Pemerintah Daerah baik Kota Maupun Kabupaten Bima melalui Dinas Sosial nya tentang kebutuhan dan kondisi Panti Asuhan NURUL MUBIN BIMA, tapi belum pernah di Respon hingga saat ini kami tidak pernah mendapatkan Bantuan dan lirikan dari pemerintah setempat.



Muhidin mengaku bahwa dirinya mengasuh sebanyak 56 Orang dari kalangan  Fakir Miskin, yatim Piatu, Anak terlantar dan Duafah.



Terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu panti asuhan Nurul Mubin Bima. Dan kami memberitahukan bahwa saat ini panti asuhan masih bisa menampung anak-anak yatim di daerahnya dengan sumber dana utama yang berasal dari donatur warga dan masyarakat Bima.


Beruntung menurutnya masih ada donator-donatur yang peduli akan anak yatim di panti asuhan yang dikelolanya.



Semoga keberadaan Panti Asuhan Nurul Mubin Bima ini dapat menjadi atensi khusus bagi pemerintah setempat.(Mijin)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.