Header Ads

Hadir di LK II HMI Cabang Bima, Akbar Tanjung Bicara Indonesia Emas 2024


Bima, Media NTB - Alumni HMI, Ir. Akbar Tanjung menghadiri kegiatan Intermediate Trainning atau Latihan Kader II HMI Cabang Bima, di Hotel La Ila Kota Bima, Senin (20/1/20).


Dalam kesempatan itu, Ketua DPR RI periode 1999-2004 ini berbicara tentang Indonesia Emas 2024. Ia berpesan kepada peserta LK II dan kader HMI umumnya agar mempersiapkan diri menyongsong Indonesia 2024 nanti.


"Sebagai kader Ummat dan Bangsa, kita harus mempersiapkan diri mulai dari sekarang untuk menghadapi tahun 2024. Tahun emasnya Indonesia," ajaknya.


Menurutnya Indonesia dari level nasional hingga daerah tengah dihadapkan dengan berbagai problem. Kader HMI harus mampu menjawab persoalan tersebut dan menjadi contoh yang baik bagi generasi penerus bangsa.


"Kader HMI harus bisa menjaga nilai-nilai yang melekat pada diri HMI yakni nilai KeIslaman dan Keindonesiaan," katanya.


Ia berharap kader HMI kedepan bisa menjadi orang pertama di tingkat nasional (Presiden), sebab kader HMI hanya mampu menjadi orang kedua (Wapres). Hal itu bisa diwujudkan dengan meningkatkan pelatihan kepemimpinan dari tingkat Komisariat, Cabang, Badko hingga PB HMI.


"Tetap konsisten dalam berorganisasi," ujarnya.


Selain itu, Ia mengharapkan seluruh kader HMI untuk ikut membangun negara Indonesia yang majemuk ini, dengan mengedepankan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan. Menjaga UUD 1945 dan Pancasila sebagai Ideologi bangsa.


"Dengan jumlah penduduk 267 juta jiwa, Indonesia merupakan negara demokrasi islam terbesar di Dunia. Dan negara terbesar islam Ke-3 di Dunia. Maka dari itu kita perlu memperkuat nilai-nilai Keislaman dan Keindonesiaan," katanya.


Akbar Tanjung menambahkan HMI mempunyai tujuan yang jelas membagun sebuah negara yang berdaulat yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, yakni Terbinanya insan akademis, encipta, pengabdi yang bernafaskan islam, dan bertanggungjawab atas terwujudnya masyarakat adil, makmur yang diridhoi Allah SWT.


"Jadi setiap langkah kader HMI harus mengedepankan nilai-nilai Keislaman dan Keindonesiaan,". Tutupnya(Ucok).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.