Header Ads

Industrialisasi Versi Doktor ZUL Gubernur NTB


Penulis : Imam Fardin


Mengapa industrialisasi itu relatif sulit ? Jawabanya tentu banyak faktor dan penyebab ia menjadi sulit., Namun bukan berarti itu tidak mungkin direalisasikan. Nah hal ini sudah dapat di pahami betul oleh Doktor ZUL sehingga dari sekilas penggambaran yang di terangkan melalui STIP (Taman Sains Teknologi dan Indstri atau Sains Tecnology and Industry Park) ketika beliau mendatanginya. saya berkeyakinan demikian karna Doktor ZUL sebelum mencanangkan industrialisasi di NTB beliau sudah sering berdiskusi dan mengisi materi diskusi mengenai industrialisasi diberbagai tempat.



Dalam pemahaman sederhana ini mungkin bisa membuka cakrawala berfikir lebih luas dan memberi gambaran bahwa NTB memiliki banyak potensi untuk melakukan industrialisasi, namun jika salah memulainya maka industrialisasi akan sulit untuk dijalankan. Atau ia berjalan, namun di tengah perjalanan bisa saja berhenti disebabkan oleh ketidakmampuan banyak pihak tidak terkecuali baik pihak-pihak terkait maupun masyarakat sebagai pelaku usaha itu sendiri yang kurang memahami persoalan-persoalan di lapangan.



Misalnya ketika masyarakat hendak menjadikan jagung sebagai bahan industrialisasi. Bisa saja jagung yang menjadi objek industri untuk diolah tidak tersediah secara kontinuitas sehingga mesin yang idealnya ada disini tidak akan bisa beroperasi sepanjang waktu serta tidak dapat menghasilkan apa - apa.  Dengan demikian, perlu dicarikan komoditas apa yg tersedia sepanjang waktu sehingga akan ada kesinambungan dengan mesin olahan yang sedang dibangun.



Demikian juga dengan berbagai komoditas potensial di NTB lainya haruslah pula dipikirkan semua sisinya sehingga industrialisasi itu kiranya dapat di jalankan dengan baik dan maksimal.  Sementara dalam kerangka utama pemikiran Doktor ZUL., industrialisasi itu adalah proses pemberian penambahan nilai suatu komoditas sehingga akan berdampak luas bagi masyarakat lebih khusus masyarakat NTB keunggulan - keunggulan komparativnya harus di kelola di NTB sendiri dan dapat menjadi inovasi baru bagi kemajuan daerah tercinta, sehingga masyarakat dapat membeli produk turunanya dimana bahan bakunya dari NTB langsung., kemudian meminimalir tingkat eksporasi keluar lalu produk turunanya kembali dipasarkan dan dibeli kembali oleh masyarakat dengan harga yang jauh lebih tinggi/mahal. 



Maka untuk mewujudkan industrialisasi itu harus ada: pertama;  mesin (tools),  kedua: SDM yang berfungsi sebagai tehnisi/operator/tukang yang akan mengoperasikan mesin.  Ketiga: supply bahan baku (tersedia sepanjang waktu). Keempat: aturan.  Nah, dengan keberadaan STIP diorganisasikan personalia-personalia guna dapat mencapai keempat hal tersebut di atas,  sehingga STIP itu ada devisi-devisi: seperti Inkubasi, Inovasi  Teknologi,  Bisnis Proses (Kawasan Industri), dan Eduwisata Teknologi sebagai sarana dan prasana yang menopang akselerasi pembangunan industrialisasi di NTB.(NM)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.