Header Ads

Sarasehan Nasional, Pondasi Membangun Bima RAMAH

Kabupaten Bima, samadapos.com - Sejumlah tokoh Nasional dan sejumlah politisi yang menjadi anggota DPRD di tingkat provinsi NTB dan Kabupaten Bima, tokoh masyarakat tampak hadir pada Sarasehan Nasional dengan tema “Menuju Kabupaten Bima yang RAMAH Dengan Kearifan Budaya Lokal” Kamis (21/7/2016) di aula Akbar hotel Mutmainah.

Pada sarasehan yang turut dihadiri Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi RI,  DR. H. Anwar Usman, SH, MH, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI, Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadisiswoyo, Mantan Ketua MK RI DR. Hamdan Zoelva, SH.,MH, Bupati Bima Periode 1999-2005 Drs. H. Zainul Arifin, M.Si, Akademisi seperti DR. Iwan Harsono, DR. Kadri, Pimpinan SKPD dan elemen masyarakat sipil lainnya.

Sarasehan ini diharapkan membuka peluang bagi Bupati dan wakil Bupati terpilih untuk melakukan percepatan pembangunan karena potensi SDM kelahiran Bima yang menduduki jabatan penting di tingkat nasional dan keunggulan Sumber Daya Alam  dan bisa dilihat dari besarnya perhatian pemerintah bagi pembangunan di kabupaten Bima.

Dengan modal tersebut diatas dan didukung oleh potensi sumber daya alam yang relatif unggul akan menjadi pemicu datangnya para investor untuk mendukung percepatan pembangunan kabupaten Bima

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri yang hadir dengan Wakil Bupati Drs. Dahlan M. Noer dalam pengantar pembukaan Sarasehan mengatakan, “Peringatan Hari Jadi Bima tahun ini memiliki warna yang berbeda dibanding tahun sebelumnya dengan tidak hanya melakukan kegiatan seremonial, tetapi mengedepankan nuansa budaya seperti pawai budaya dan sarasehan nasional.


Kata Bupati, Sarasehan ini memiliki arti penting karena setelah 4 bulan dan 4 hari memegang amanah sebagai Bupati Bima, untuk mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan tentu saja memerlukan pondasi yang kuat agar pemerintahan menjadi kuat. 

“Dengan kehadiran putra putri terbaik Bima yang saat ini berada di posisi kunci pemerintahan, kita harapkan akan melahirkan rumusan penting sebagai acuan birokrasi di Kabupaten Bima dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi yang telah diamanahkan”. Tutup Bupati.
         
Sarasehan ini menghadirkan 2 orang pembicara  utama  yaitu  Dr. Hamdan Zoelva, SH, MH yang membahas “Pembangunan Hukum Dalam Mewujudkan Bima Yang RAMAH dan akademisi Dr. Kadri, M.Si yang mengulas Komunikasi Pemerintahan yang Efektif dalam mewujudkan Bima yang RAMAH” dan dipandu moderator Dr. Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si (akademisi STKIP Siswa) Bima.
           
Pada sesi diskusi,  sejumlah sumbang saran didampaikan, baik oleh narasumber maupun peserta sarasehan.(SP.01)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.