Header Ads

Dinas Lingkungan Hidup Gelar Kegiatan “Gerakan Kota Bima Menanam”



Media NTB - Jumat, 12 April 2019, bertempat di Pantai Lawata Kota Bima dilaksanakan kegiatan Gerakan Kota Bima Menanam yang digagas oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima. Hadir Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE, Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan, SH, Ketua TP PKK Kota Bima Hj. Ellya H. Muhammad Lutfi, SE, Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Mukhtar, MH, beserta Kepala Perangkat Daerah bersama jajarannya.



Kepala DLH Kota Bima H. Fakhrunraji, ME, menjelaskan, gerakan menanam ini dilaksanakan guna menghijaukan kembali Kota Bima. Saat ini suhu Kota Bima berkisar 28 - 37 derajat Celcius sehingga Kota Bima termasuk dalam kategori Kota dengan suhu panas di Indonesia. Saat ini, DLH telah menanam 100 pohon di beberapa area publik diantaranya di Taman Manggemaci Kota Bima, Taman Ama Hami dan Taman Ni'u.



"Gerakan menanam dipusatkan di pantai Lawata hari ini. Telah disediakan sebanyak 50 pohon setinggi 2 -3 meter sehingga 3 tahun mendatang kita sudah dapat melihat pohon ini tumbuh rindang dan dapat berfungsi sebagai pohon peneduh", jelas Kepala DLH.



Disampaikannya bahwa Kepala Perangkat Daerah juga diharapkan berpartisipasi bersama jajarannya untuk menanam pohon yang nantinya akan dinilai pada tanggal 17 Agustus bertepatan dengan HUT RI ke - 74.



Walikota Bima dalam arahannya mengharapkan agar gerakan menanam ini tidak hanya digaungkan di kalangan Pemerintah Kota Bima tapi juga harus mampu menggugah masyarakat untuk turut serta berpartisipasi menanam masing-masing 1 pohon pelindung.



"Kita semua memimpikan Suhu di Kota Bima bisa turun satu atau dua derajat per tahunnya, dan ini bukanlah hal yang mustahil jika kita semua menggerakkan hati dan diri untuk menanam minimal 1 pohon untuk menghijaukan Kota Bima", ujar Walikota.



Jika semua elemen bergerak, baik pemerintah, swasta, masyarakat hingga anak-anak, untuk menanam, maka Kota Bima bisa menjadi Kota yang asri, teduh dan nyaman. Diharapkannya kepada Dinas terkait agar membuat Perda tentang larangan menebang pohon dan membakar lahan gunung.(M)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.